19 April lalu di Petukangan utara suasana pencoblosan Gubernur dan Wakil Gubernur berlangsung sangat meriah, karena warga sangat antusias untuk menentukan pilihannya menentukan siapa yang akan memimpin DKI Jakarta. Pilkada kali ini sangatlah dramatis, dimana nomer urut 2 sempat terlibat masalah penistaan agama yang membuat warga tidak hanya warga Jakarta ikut campur. Banyak warga yang berupaya mendemo agar nomer urut 2 tidak menjabat karena banyak faktor terutama masalah agama. Di tps 6 warga sangat tertib mulai dari pagi sampai sore, warga Petukangan Utara didominasi pendukung nomer urut 3, terlihat dari sorak sorai saat pembacaan surat suara, dimana saat dibacakan nomer urut 2 warga berteriak “wuu” tapi saat dibacakan nomer urut 3 warga bersorak “yee”.

Terlihat dari C1 Plano yang telah dihitung dengan panitia nomer urut 3 lebih unggul dengan 367 banding nomer urut 2 hanya 189. di TPS 6 panitia juga saling bekerja sama mengurus semuanya, tidak ada kesenjangan sosial disana semua saling membantu tidak memandang tua atau muda.IMG20170419153916