Jakarta – 19 April 2017 dilakukannya pemilihan calon gubernur DKI Jakarta putaran dua. Ada dua pasangan cagub yaitu pasangan cagub dengan nomor urut 2 dan pasangan cagub dengan nomor urut 3. Pasangan cagub nomor urut 2 yaitu pasangan Basuki Tjahja Purnama atau yang sering kita kenal dengan bapak ahok dan bapak Djarot, dan pasangan cagub nnomor urut 3 yaitu paasangan Anies Baswedan dan bapak Sandiaga Uno. pada putaran pertama pasangan bapak Ahok dan Djarot menduduki posisi pertama dengan perolehan perhitungan sangat tinggi, beda halnya dengan pasangan cagub nomor urut 3 yaitu pasangan bapak Anies Baswedan dengan bapak Sandiaga Uno yang menempati posisi terakhir pada pperhitungan putaran kedua.

Saya sebagai saksi luar yang mengawasi jalannya pemilihan putaran ke-2 di TPS 14 kel-petukangan utara, disini membuktikan bahwa perolehan persentasi hasil perhitungan berrubbah derastis. Disini tertulis bahwa pasangan cagub nomor 2 mengalami penurunan perolehan angka, pasangan Ahok-Djarot memperoleh hasil perhitungan dengan angka seratus tiga puluh satu suara, sedangkan pasangan nomor urut 3 yaitu bapak Anies-Sandiaga memperoleh hasil suara cukup tinggi dengan perolehan suara tiga ratus tiga puluh satu suara di TPS 14 petukangan Utara.

suasana pemilihan gubernur DKI Jakarta pada putaran ke-2 berjaalan dengaan lancar dan damai, khususnya di TPS 14 petukangan utara. Antusias warga dan panitia berikut para saksi juga sangat siap untuk menerima keputusan terakhir yang nantinya akan memimpin Ibu Kota Jakarta untuk lima tahun kedepannya. Saya datang ke TPS 14 dan disana ada dua saksi dari pasangan Ahok-Djarot dan satu saksi dari pasangan Anies-Sandi. Di Tps 14 pasangan nomor urut 3 sudah dapat di pastikan menduduki perolehan hasil suara tertinggi. Kita sebagai warga negara yang baik hanya bisa melihat dan meraasakan kinerja pemimpin kita untuk 5 tahun kedepan yang akan datang.
Nama penulis: Mochamad Firmasnyah
NIM: 1471503571
Digital Media kel. SA