Ardi Danu Saputro_1471505808_SA

Jakarta – Umrah adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram. Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan tawaf di Ka’bah dan sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
Ini merupakan dokumentasi singkat perjalanan umrah jamaah yayasan an-nur dalam melaksanakan ibadah umrah pada tanggal 17-26 April. Saya beserta rombongan bertolak menuju tanah suci pada Senin 17 April 2017, dimana kami melakukan take off pada pukul 20:00 WIB, sesampainya di sana sekitar pukul 02:30 waktu setempat kami langsung bersiap mengambil miqat dan menuju ke Mekkah. Disana kami melakukan rukun-rukun  dalam umrah hingga selesai. Kami juga melakukan ziarah-ziarah ke berbagai tempat dan juga memperbanyak ibadah. Kurang lebih selama 4 hari kami berada di Mekkah dan bertolak ke Kota Madinah. Di Madinah sendiri kami juga melakukan ziarah-ziarah ke berbagai tempat yang sangat berkesan bagi saya pribadi, dan tak lupa pula untuk memperbanyak ibadah. Bagi saya, Umrah adalah salah satu ibadah yang sangat diinginkan oleh setiap orang, selain berhaji umroh menjadi pilihan lain karena proses untuk berhaji lumayan lebih lama dibandingkan dengan umrah.

               Mendapat kesempatan ibadah umrah merupakan sesuatu yang sebelumnya saya tidak pernah pikirkan. Sesuatu yang sulit menurut saya karena ibadah pergi ke tanah suci banyak yang harus dipenuhi salah satunya syarat-syarat berumrah. Banyak syarat yang harus dipenuhi seperti melakukan tawaf tidak boleh melakukan sesuatu diluar syarat, kalau melakukan sesuatu yag tidak diperbolehkan itu ibadahnya batal dan harus membayar denda seperti menyembelih kambing dan harus melakukan sesuatu yang lain. Sangat berat, seperti membaca doa yang baik dan benar tetapi disanalah proses ibadah yang sangat luar biasa kita diharuskan teliti dalam melakukan sesuatu contohnya membaca doa. Umrah pertama saya sangat berkesan untuk melakukan ibadah selama ditanah suci. Ditemani para guide/muthawif yang ramah dan senang membantu jemaah sampai menyediakan dan mengambilkan plastik untuk sandal ketika masuk ke masjid.

             Hingga pada tanggal 25 April 2017 kami bersiap untuk meninggalkan Kota suci ini untuk kembali ke tanah air, berat rasanya untuk meninggalkannya karena begitu banyak kelebihan yang ditawarkan di tempat ini. Pada pukul 20:00 WIB kami tiba di tanah air yang diiringi sambutan hangat para keluarga yang sudah menanti. Semoga saja kita semua masih diberikan umur panjang dan dalam keadaan sehat untuk dapat kembali memenuhi panggilan-Nya. Amin.

Ini merupakan beberapa foto pada saat kegiatan umrah :

Untitled1Untitled23Untitled4Untitled5

Ini merupakan dokumentasi singkat perjalanan umrah jamaah yayasan an-nur dalam melaksanakan ibadah umrah pada tanggal 17-26 April :