Wigeys Maitirtika (1471504512) – Di daerah Jakarta terdapat salah satu museum yang mungkin bisa terbilang jarang untuk dikunjungi karena pembaca kurang meminati untuk berwisata ke museum. Alangkah baiknya jika kalian berlibur mencoba untuk sesekali mengunjungi museum walaupun tidak setiap hari, karena dari museum kita juga bisa menambah wawasan sejarah jaman dahulu seperti jaman kolonial belanda. Ngomongin soal belanda kali ini kita mencoba untuk mengunjungi museum tentang jaman belanda yaitu “Museum Prasasti” yang berada di Jalan Tanah Abang No 1, Jakarta Pusat. Berikut video nya :

Di museum prasasti ini terdapat koleksi prasasti dan nisan nisan kuno peninggalan kolonial Belanda serta miniatur makam-makam. Tepat setelah pengunjung membeli tiket masuk di sebelah kiri terdapat 2 peti yang dilampisi oleh kaca yang mana peti ini pernah digunakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta

Peti yang digunakan soekarno yang membawa jenazah dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ke Wisma Yaso. Sedangkan peti Mohammad Hatta digunakan untuk membawa jenazah dari Rumah Sakit Dr.Tjipto mangunkusumo ke tempat pemakaman umum tanah kusir.
Pengunjung akan memasuki gerbang museum yang berisi batu batu nisan jaman Kolonial Belanda.

Nisan
Beberapa batu nisan yang terdapat di museum prasasti.

Di dekat peti nya Soekarno dan Mohammad Hatta terdapat sebuah patung perempuan yang terlihat mendunduk dan menangis.

Patung perempuan menangis

Menurut legenda perempuan tersebut sangat sedih kehilangan suami yang baru menikah dengannya, dan akhirnya perempuan itu meninggal gantung diri.

Setelah mengelilingi beberapa batu nisan , akhirnya kita kembali ke pintu masuk awal.

Di pintu keluar kita akan menemukan tulisan Belanda yang memiliki arti ” Seperti anda sekarang, demikian lah aku sebelumnya. Seperti aku sekarang, demikianlah juga anda kelak”.