1
Koridor 13 Transjakarta adalah rute Transjakarta yang melayani dari Universitas Budi Luhur sampai dengan Kapten Tendean. Jalan yang dilalui oleh koridor 13 adalah Jalan Ciledug Raya, Jalan Kebayoran Lama, Jalan Kyai Maja, Jalan Sisingamaraja, Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Kapten Tendean.Pembangunan jalan layang khusus Transjakarta dimulai pada Selasa, 10 Maret 2015. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat telah meresmikan pembangunan jalan layang untuk Koridor XIII Transjakarta, dengan rute Kapten Tendean – Blok M – Ciledug, di Jalan Kebayoran Baru, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Proyek yang menelan dana sebesar Rp 2,3 Triliun ini dikerjakan oleh 8 kontraktor yang berbeda di 8 titik yang berbeda. Adapun delapan paket tersebut adalah paket Tendean (1.000 meter) dikerjakan PT Adhi Karya Tbk, paket Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, paket Trunojoyo (1.375 meter) dikerjakan PT Jaya Kontruksi, paket Taman Puring (1.200 meter) dikerjakan PT Hutama Karya, paket Kebayoran Lama (1.300 meter) dikerjakan PT Pembangunan Perumahan Tbk, Paket Kostrad (1.400 meter) dikerjakan PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Paket Ciledug (1.500 meter) dikerjakan PT Waskita Karya Tbk, dan Paket Seskoal (1.400 meter) dikerjakan PT Wijaya Karya Tbk.
Koridor 13 adalah koridor pertama yang menggunakan sistem Flyover namun dalam pengembangan proyek tersebut tidak ramah lingkungan seperti stasiun BRT Simpang CSW yang tidak ramah lingkungan karena jumlah anak tangga adalah 117 dan memiliki ketinggan lebih dari 23 meter. Dan dalam Pilkada 2017 disinggungkan bahwa koridor 13, dari 10 stasiun BRT hanya 1 yang menggunakan ramp dan sisanya memakai tangga.
Direncanakan koridor 13 akan memakai lift dan eskalator karena ketidakramah lingkungan. Lift rencananya akan dibangun di stasiun BRT JORR W2, Kebayoran Lama, Velbak, dan Simpang CSW sementara untuk eskalator akan dipasang di Cipulir, Tirtayasa, dan Simpang CSW. Stasiun BRT Simpang CSW adalah stasiun BRT yang satu-satunya menggunakan lift dan eskalator.
2.png
Koridor 13 akan terintergrasi dengan MRT Jakarta, jika MRT sudah rampung di stasiun BRT Simpang CSW di Selong, Kebayoran Baru.
Pada tanggal 14 Maret 2017, koridor ini sudah melakukan uji coba pengoperasian bus Transjakarta. PT Transjakarta berencana menyiapkan 100 armada bus dan merekrut 250-300 pengemudi baru untuk melayani rute baru ini[8]. Berdasarkan simulasi awal yang dilakukan, bus Transjakarta mampu berjalan dari Ciledug hingga Tendean dengan jangka waktu 25 menit. Waktu tempuh ini juga sudah termasuk berhenti selama 15-20 detik di 12 stasiun BRT yang akan digunakan.
3.png
Rencana serah terima koridor 13 dari PT Bina Marga kepada PT Transportasi Jakarta akan dilakukan April 2017 mengingat ada sedikit kendala. Setelah serah terima, koridor 13 Transjakarta akan mulai beroperasi pada 22 Juni 2017 bertepatan dengan hari ulang tahun DKI Jakarta.
Koridor 13 tengah mengalami kendala berupa letak titik balik untuk bus di Stasiun BRT terakhir di Ciledug. Hal ini dikarenakan belum tersedianya lahan dan untuk melanjutkan proyek hingga Kota Tangerang belum diwujudkan karena proyek bersifat lintas provinsi. Walikota Kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, akan melarang bus Transjakarta memutar di Puri Beta dan CBD Ciledug jika Transjakarta tidak melanjutkan proyek ke Ciledug hingga Poris Plawad. Hal ini dikarenakan mobilisasi warga dan mata pencahariannya mayoritas terletak di Jakarta.

Video Lengkap Halte CSW

KOntributor : Sandhy Asmara / 1471503662 / SA