Jenis – jenis musang dan cirinya

  1. Musang pandan/luwak

Insta-image-3

Musang pandan/luwak adalah hewan mamalia yang termasuk suku musang . Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaproditus. Musang ini memiliki ukuran tubuh sedang, dengan panjang 90cm termasuk ekor. Dengan warna tubuh abu-abu kecoklatan dan ekor yang berwarna hitam-coklat mulus.

Bagian atas tubuh abu-abu kecoklatan, dengan variasi dari warna coklat merah tua sampai kehijauan. Bagian pinggul lebih gelap, biasanya berupa tiga atau lima garis yang disebut (marking) tidak begitu jelas dan terputus-putus, atau berbintik-bintik besar. Bagian perut terlihat warna pucat, terdapat beberapa bitnik samar.

Wajah, kaki dan ekor berwarna coklat gelap sampai hitam. Bagian dahi dan sisi samping wajah hingga di bawah telinga berwarna keputihan seperti uban. Bagian dahi terdapat satu garis hitam samar-samar di tengah dahi dari arah hidung ke atas kepala.

Penyebaran musang ini sendiri di Indonesia salah satunya terdapat di daerah sumatera, riau, kepulauan riau, Kalimantan, jawa, nusa tenggara, Sulawesi bagian selatan, talibu dan seram di maluku.

 

  1. Musang bulan/galing

Insta-image-4

Musang bulan/galing  paguma larvata adalah jenis musang yang berasal dari asia timur dan asia tenggara. Musang jenis ini dinyatakan masuk dalam kategori apendik II atau hewan dilindungi. Namun, seiring berjalannya waktu musang bulan ini digunakan untuk produksi kopi luwak di daerah Sumatra, sehingga hewan yang masuk dalam kategori apendik II ini masih aman untuk di pelihara atau dibawa kemanapun karena sudah banyak yang berhasil mengkawinkan musang ini.

Musang bulan ini beda dengan musang lainnya karena postur badan yang lebih besar, tubuh 50-76cm, ekor 50-64cm dan telinga 4-6cm. Berat musang ini tergantung pada kelamin dan usianya, tetapi musang dewasa bervariasi antara 3,6 – 5 kg bahkan bisa sampai 9 kg, namun musang yang berat badannya sampai 9 kg keatas itu masuk dalam kategori over obesitas atau kelebihan berat badan.

Bulu yang dimiliki musang ini berwarna orange bercampur cokelat (untuk daerah lampung) dan ada yang memilik bulu berwarna hitam (untuk daerah sumatera utara). Musang bulan mempunyai ciri topeng pada bagian mukanya yang berwarna putih, topeng tersebut memiliki variasi tersendiri ada yang memenuhi seluruh muka bahkan ada yang hanya menutupi kedua matanya. Musang ini juga masih mempunyai salah satu ciri lagi yaitu pada bagian ujung buntut yang berwarna putih kecoklatan.

Penyebaran habitat musang bulan ini sendiri di Indonesia sumatera, kepulauan riau, Bengkulu, lampung dan kalimantan. Musang ini dapat ditemukan di hutan tropis dan di lingkungan manusia (untuk beberapa daerah tertentu).

 

  1. Musang akar

Musang akar atau biasa disebut small tooth palm civet, musang akar ini salah satu musang special kenapa dibilang special? Karena selain bisa jinak banget musang ini memiliki wajah yang lucu seperti campuran anatara lemur dan musang. Musang akar ini juga memiliki kemampuan memanjat yang diatas musang lainnya, seperti monyet yang memiliki keseimbangan saat diatas dahan pohon.

Musang akar ini sendiri terdapat 3 subspecies yaitu musang akar sumatera, musang akar borneo dan musang akar jawa, berikut penjelasaannya:

  • Musang akar sumatera

Insta-image-1

Ciri fisiknya moncong lebih mancung dan mata yang ga terlalu belo, warna yang dominan ke abu-abuan. Kalau dari segi karakter sering ngajak main, pecicilan, tapi kalua sudah becanda suka kelewatan dari gigit bercanda sampai beneran.

  • Musang akar borneo

Insta-image

Ciri fisiknya mata lebih belo, moncong tidak begitu mancung bahkan pesek, warna cenderung abu-abu kecoklatan, namun ada juga yang abu-abu. Untuk karakternya tidak sama seperti musang akar sumatera, musang akar borneo lebih gampang jinak dan stabil tidak mudah stress, pada saat bercanda tidak over seperti musang akar sumatera, musang ini lebih bagus karakternya.

  • Musang akar jawa

Insta-image-5

Musang ini cukup sulit ditemukan karena peredarannya bisa dibilang musang ini cukup langka, kalaupun ada yg dapat musang ini sudah pasti karakternya galak karena sangat susah untuk mendapatkan yang jinak/sangat jinak. Apabila ada yang memelihara dan karakternya jinak itu sudah pasti hasil breeding.

 

  1. Musang rase

Insta-image-2

Musang rase, viverricula malaccensis adalah salah satu sejenis karnivora dalam suku musang. Musang ini menyebar luas di asia selatan dan tenggara. Musang rase memiliki ukuran tubuh yang sedang, pajang kepala dan tubuh 540-630mm, sedangkan ekornya 430mm. musang rase ini memiliki ekor yang belang dengan 6-9 cincin hitam dan putih, dengan ujungnya yang selalu berwarna putih. Hewan ini memiliki kaki yang pendek 85-100mm dari tumit hingga ujung kuku, dan memiliki berat tubuh 2-4kg.

Musang ini sendiri habitatnya di Indonesia hanya berada di sumatera, jawa dan bali, belum ada informasi untuk daerah habitat musang rase di Indonesia.

 

  1. Garangan jawa

Insta-image-6

Garangan jawa, herpestes javanicus sama seperti musang rase yaitu karnivora kecil dalam suku musang. Penyebarannya pun sama yaitu di asia tenggara dan selatan. Garangan memiliki ukuran tubuh yang kecil hingga sedang, kepala dan tubuh 250-410mm, ekornya sekitar 60-80% dari panjang kepala dan tubuhnya. Dengan ukuran yang paling kecil diantara jenis musang lainnya, garangan memiliki berat antara 0,5-1kg.

Garangan memiliki warna tubuh cokelat kelabu hingga cokelat kemerahan di seluruh tubuhnya. Warna tubuhnya ini bervariasi dari yang paling pucat, gelap keabu-abuan hingga warna kemerahan. Penyebaran garangan sendiri di Indonesia hanya ada di pulau jawa dan sumatera, namun lenih banyak di kepulauan jawa.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s