20170521_165539.jpg

Menguasai gerakan-gerakan dasar bola basket bagi setiap pemain atau bahkan para pemula yang baru ingin bermain olahraga bola basket adalah sebuah hal yang wajib. Untuk kalian yang masih pemula butuh latihan untuk menguasai teknik-teknik dasar permainan bola basket. Tetapi alangkah lebih baik jika kalian memahami bagaimana teori dari gerakan-gerakan dasar ini sebelum memperaktikkannya di lapangan. Karena itu, kali ini saya akan memberi tau teknik dasar dari permainan bola basket. Berikut gerakan-gerakan dasar permainan bola basket di awali dari Passing dan Catching (mengoper dan menangkap) yang pertama :

Passing dan Catching (Mengoper dan Menangkap)

Passing berarti mengoper, sedangkan catching berarti menangkap. Sebagai pemula kalian dituntut belajar mengenai cara mengoper dan menangkap bola dengan teman kalian. Dikarenakan ini merupakan dasar untuk bisa bermain secara maksimal dan baik.

Chest Pass (operan setinggi dada)

Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada, kemudian bola di lempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.

Bounce Pass (operan pantul). Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke bawah atau di bantulkan kebawah.

Overhead Pass (operan di atas kepala). Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas kepala. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas kepala.

Dribbling (menggiring bola). Kontrol pada jari-jari tangan, mempertahankan tubuh tetap rendah, kepala tegak, melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang baik, dan lindungi bola (protect the ball).

Baseball Pass. Operan ini dilakukan di atas atau belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan ini memang tidak terlalu akurat dan biasanya berguna pada saat fast break.  Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan.

https://www.youtube.com/watch?v=6FXGz5LxhkM

Nahhh itu tadi adalah gerakan-gerakan dasar dari segi passing (operan). Dan gerakan dasar yang berikut ini adalah Shooting (menembak kan bola ke arah keranjang) ini adalah tingkat yang sedikit lebih sulit di banding operran, di antaranya yaitu:

Shoot. Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Dikarena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau (free throw). Dan  apabila memungkinkan untuk menembak tanpa di halangi

Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, menggenggam bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.

Jump shoot. Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang dan tidak bisa mendekati ring. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan penembak.

Pivot (Berputar). Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran (setelah kita menerima bola). Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan yaitu
Pivot kemudian dribble (membawa bola), pivot kemudian passing (melempar bola), pivot kemudian shooting (menembakan bola)

Rebound. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu make contact, box out, dan jump to the ball. Dalam era basket modern sekarang ini diperlukan gerakan rebound dalam suatu pertandingan. Apabila sebuah tim tidak mempunyai keinginan untuk melakukan defensive rebound maupun offensive rebound, dapat dipastikan tim itu akan kehilangan banyak kesempatan kedua untuk melakukan score pada saat pertandingan.

https://www.youtube.com/watch?v=Cxze2UnD1gE