nasmonas.jpg

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan.

Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.

Dahulu Kawasan Monumen Nasional dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang mencari nafkah di sembarang pelataran kawasan Monumen nasional ini.

6.jpg

Lupakan kesan semrawut yang dulu pernah lama akrab dengan kawasan Monas. Jangankan untuk rekreasi, mencari tempat parkir pun harus menguji kesabaran dan adu nyali dengan preman setempat. Belum lagi harus berjibaku dengan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang saling berhimpitan di tengah cuaca terik dan pengap. Monas adalah kawasan yang jauh dari nyaman, sasaran tukang copet, surga para preman dan lahan subur Satpol PP untuk merazia muda-mudi yang rutin berasusila di antara rindangnya pohon.

Tapi itu kisah lama. Monas kini berangsur nyaman. Terlebih Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama kini sudah meresmikan lokasi PKL Lenggang Jakarta yang nyaman di tempat yang dulunya riuh dengan tanpa aturan itu. Bukan tanpa halangan, mewujudkan kawasan Lenggang Jakarta memang butuh proses tak mudah.

1.jpg

Dari sekelompok PKL yang tak mengerti soal higienitas, estetika dan layanan, kini harus fasih dengan melayani pelanggan, kualitas produk bahkan sistem pembayaran online. Tak mudah, tapi itulah pil pahit yang harus dilakoni para PKL.

4

kini monas menjadi kawasan yang sangat ramah untuk menjadi kawasasn wisata keluarga. Selain itu monumen nasinal ini sekarang di lengkapi dengan lokasi khusus bagi pedagang PKL yang sangat nyaman unutk menjadi kawasan berbelanja

2.jpg

Nah yang terakhir, bagi kalian yang ingin berolahraga di kawasan wisata Monumen Nasional ini, monas juga di lengkapi dengan banyak lapangan futsal, basket, lapangan tenis dan juga menjadi tempat favorit untuk penggiat olahraga WORKOUT.

3

Demikian jalan jalan kita kali ini, tanpa ada keluhan berarti soal ibu kota, dan sekarang saat nya bangga kepada Ibu Kota kita tercinta ini.

Koresponden : SANDHY ASMARA / 1471503662 / SA (BENERIN ABSEN)