Membedakan Roles Anda di Blog Berbasis WordPress

diffrence roles wordpress

Untuk anda yang terbiasa membuat blog di wordpress, mungkin anda tidak menyadari bahwa fasilitas yang anda miliki saat membuat blog di wordpress adalah fasilitas sebagai administrator. Karenanya mungkin anda kebingungan saat diundang untuk menjadi contributor atau author di wordpress. Pertanyaan yang muncul dari mulai “Kok ga bisa publish?” “Kok saya gak bisa masukkin foto saya ya?” “Kok?” dan seterusnya…

Screen captured di atas menunjukkan jenis-jenis fasilitas yang anda miliki dengan berbagai peran, dari mulai peran sebagai administrator, editor, author ataupun contributor.

Saat anda diundang menjadi contributor atau author oleh seorang adminsitraot blog, biasanya anda tidak tahu peranan anda. Cara mengecek status anda adalah dengan mencoba membuat sebuah posting seperti berikut:

Screen Shot 2017-11-20 at 11.41.56

Saat anda berperan sebagai author, maka tampilan halaman posting anda adalah seperti gambar di atas. Hanya ada satu tombol (tab) yang tersedia di menu yang berada di sebelah kiri, yaitu tombol blog post. Silakan klik tombol Add, maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini:

Screen Shot 2017-11-20 at 11.42.10

Perhatikan tombol submit for review di sebelah kanan atas. Tombol tersebut bukan berfungsi sebagai tombol untuk menayangkan (publish), namun merupakan tombol untuk memberi notifikasi kepada editor atau administrator bahwa Anda sudah membuat sebuah posting baru. Posting baru ini kemudian direview oleh editor atau administrator, untuk kemudian kedua peran itulah yang akan menayangkannya.

Selain tidak mempunyai hak untuk menayangkan sebuah posting, contributor juga tidak mempunyai hak untuk menambahkan media berupa image ataupun foto. Walau begitu, contributor tetap bisa menempelkan video (embed video) di dalam postingnya. (Klik link Cara Melekatkan Video (Embed Video) di Youtube ke Dalam Posting di Blog Anda untuk mengetahui caranya).

Dalam urutan kerjanya, setelah sebuah posting ditulis oleh contributor, maka seorang editor (foto) akan melengkapi tulisan tersebut dengan foto-foto sekaligus melayout nya agar terlihat lebih menarik dan ‘bercerita’.

Kalau begitu peran apa yang memiliki hak untuk menambahkan media?

Penambahan media berupa image atau foto hanya bisa dilakukan oleh peran author, editor dan (tentu saja) administrator. Untuk posting ini kita lihat tampilan jendela saat Anda berperan sebagai author.

Screen Shot 2017-11-20 at 11.45.52

Tampilan di atas adalah tampilan jendela untuk seorang author. Terdapat dua tombol disana, yaitu tombol Blog Post dan tombol Media. Bila anda berperan sebagai author, maka anda tinggal mengklik tombol Media untuk menambahkan image atau foto.

Saat anda menekan tombol Add Blog Post, maka tampilannya pun akan berbeda. Apabila peran contributor hanya menyediakan tombol Submit for Review di pojok kanan atas jendela Anda, maka sebagai author anda akan mendapati tombol Publish disana.

Silakan dicoba ya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s