Mengenal Batik Betawi Terogong

Provinsi DKI Jakarta adalah Ibukota Indonesia. Dimana Kota Jakarta mempunyai sebutan sebagai Kota Metropolitan, yaitu sebuah kota yang besar dan menjadi kota yang sibuk. Mengapa demikian? Karena Kota Jakarta banyak berdiri gedung atau kantor pusat pemerintahan di Indonesia. Orang-orang asli penduduk kota Jakarta dinamakan suku Betawi.

motif
Motif Ondel-Ondel Batik Betawi Terogong

Selain menjadi pusat dari pemerintahan Indonesia, Kota Jakarta memiliki macam-macam kebudayaan betawi yang banyak. Salah satunya adalah batik Betawi. Batik adalah kebudayaan asli dari Indonesia dan sudah diakui oleh dunia. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO telah mengakui batik sebagai warisan kebudayaan Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009.

depan batik terogong betawi
Tampak depan Kampung Batik Betawi Terogong

Pada awalnya, batik berasal dari tanah Jawa. Namun, batik tidak hanya berasal dari Pekalongan, Solo ataupun Jogjakarta saja, Jakarta pun juga mempunyai batik yang khas, salah satunya adalah Batik Betawi Terogong. Batik Betawi Terogong berada di Jl. Terogong III No27, RT9 RW10, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. Lebih detailnya, letak Kampung Batik Betawi Terogong ini berada didepan sekolah MI Al Hurriyah dan Masjid Al Muttaqien. Pada spanduk saat kita ingin memasuki kampung Batik Betawi Terogong, terdapat tulisan ”Tinggal di Betawi kudu pake Batik Betawi”. Lalu pada dinding luar terdapat lukisan ikon Jakarta seperti Ondel-Ondel, Monas, dan penari Yapong.

bu laela
Ibu Siti Laela
bu hafidzoh
Ibu Hafizoh

Untuk pemilik atau Ketua Batik Betawi Terogong digagas oleh ibu Siti Laela, kemudian dibantu oleh Ibu Hafizoh selaku pengelola. Sejak Desember 2012 sudah memulai memproduksi Batik Betawi Terogong. Hingga saat ini masih melestarikan Batik Betawi Terogong. Terogong terkenal dengan sebutan kampung Batik Betawi Terogong,  Karena pada tahun 1960an tradisi membatik di Terogong sebenarnya sudah ada. Namun 10 tahun berselang, tradisi membatik di Terogong sudah mulai hilang, hal tersebut dikarenakan batik Betawi kalah bersaing oleh batik-batik yang lain. Untuk itu, Batik Betawi Terogong dihadirkan kembali pada Desember 2012. Pada dasarnya kebudayaan asli yang sudah dimiliki sejak dulu, harus dilestarikan agar tidak benar-benar hilang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s