HOBI SEKALIGUS MELESTARIKAN TARIAN TRADISIONAL INDONESIA 

Alifya Kemaya Sadra, pemuda kelahiran 29 November 1998 ini mempunyai hobi menari. Ia menyukai sebagai penari semenjak masih duduk di bangku sekolah Taman anak-anak (TK). Menjadi penari memang kegemarannya tetapi bukan hanya semata-mata untuk mengembangkan hobinya, ia juga berhasil mendapatkan pengalaman-pengalaman yang tak pernah terlupakan di dalam hidupnya.

“Motivasi sebenernya suka aja sih.. Cuma ngeliat penari tuh.. Apa ya, enak aja dan aku tahu nari itu bisa bikin banyak pengalaman gitu lho.. Pengalaman yang nggak bisa aku dapetin kalo nggak nari” Tuturnya tentang motivasi menarinya.

Alifya pernah tampil mempersembahkan sebuah tarian tradisional di hadapan para pejabat negara Indonesia bukan hanya pejabat atau rakyat Indonesia saja, tetapi ia juga pernah menampilkan tarian tradisional di hadapan pejabat Korea Selatan dan tampil dalam Festival di Beijing. Hobinya pula yang mengantarkan ia untuk terus melestarikan budaya Indonesia, khususnya tarian tradisional yang ada di Indonesia ini.

Pemuda saat ini juga bisa dikatakan jarang sekali bangga dengan budayanya. Seiring perkembangan zaman yang dimana budaya dari luar pun banyak masuk ke negara Indonesia dengan mudahnya entah itu melalui media sosial ataupun langsung. Maka dari itu anak-anak zaman sekarang pun lebih melihat arah budaya mereka ke budaya luar yang rata-rata berpakaian terbuka, adanya pergaulan bebas, dan lainnya, sehingga mereka pun melupakan kebudayaan yang ada sejak lama di Indonesia ini.
Alifya bangga karena dengan hobinya lah ia bisa sekaligus melestarikan budaya dan semakin cinta dengan apa yang diwarisi oleh nenek moyang yaitu kebudayaan, khususnya dalam tarian tradisional. Banyak remaja memilih untuk mempelajari tarian-tarian modern daripada mempelajari tarian tradisional Indonesia.
Sanggar puspo budoyo adalah tempat dimana sekarang Alifya terus belajar menggali lagi ilmu-ilmu berbagai macam tarian tradisional yang sangat beragam adanya di Indonesia. Ia rutin untuk berlatih setiap hari selasa dan hari minggu, itu semua dilakukan tanpa ada rasa malas sekalipun. Saat ini Alifya masih duduk dibangku perkuliahan, tetapi kegiatan nya di sanggar pun tidak turut mengganggu aktivitasnya di perkuliahan atau di kesehariannya. Ia bisa membagi-bagi waktunya antara kuliah dan berlatih menari di sanggar.
Dalam menari ini Alifya lebih mendapatkan suka dibandingkan dengan duka nya, karena dengan menari ini ia lebih mendapatkan teman banyak, dan bisa membawakan tari tradisional Indonesia ini ke luar.
Tak luput semua yang Alifya lakukan ini juga karena dukungan dari orang-orang terdekatnya. Khususnya orang tua dari alifya, mereka sangat mendukung penuh apa yang putrinya lakukan tersebut. Terlebih lagi mereka juga seringkali mengantar Alifya pada saat mengikuti festival ataupun tampil sebagai penari dimana pun itu.

“Ya saya mendukung dan mendorong apa yang dilakukan oleh Alifya Kemaya Sadra, karena apa yang dilakukannya selama ini ikut memberikan kontribusi dalam melestarikan budaya-budaya Indonesia, apalagi yang diambil adalah tarian tradisional yang dimana itu satu bentuk kebudayaan yang sudah mulai dilupakan oleh orang.. “Ujar Gaus sebagai orang tua dari Alifya.

Bukan hanya itu, teman-temannya pun ikut memberikan apresiasi kepada Alifya karena bangga dengan salah satu temannya itu bisa membawa sebuah tarian tradisional Indonesia hingga ke luar negeri.
Jadi, untuk para pemuda mulailah ikut bangga dengan melestarikan budaya-budaya yang Indonesia miliki, karena dengan begitu negara Indonesia pun akan lebih dikenal lagi dengan budaya-budayanya tersebut. Mengingat bahwa beberapa waktu lalu sempat budaya Indonesia diakui oleh Negara lain yang setelah diketahui baru masyarakat tidak terima dengan perlakuan tersebut. Sehingga kalau memang tidak ingin hal seperti itu terjadi lagi,  mulailah bangga dan melestarikan kembali seluruh budaya-budaya yang ada di Indonesia ini, khususnya dalam Tarian Tradisional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s