Penjual Jajanan Nostalgia Rambut Nenek yang Renyah dan Manis

gambar 1

Jajanan rambut nenek ? mendengar kata-kata seperti itu anda mungkin mengira rambut nenek di jual ? hahaha bukan, rambut nenek yang saya maksud adalah rambut nenek jajanan nostalgia, siapa sih yang tidak tau jajanan yang satu ini , untuk angkatan 90an pasti tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini dari segi harga yang relatif murah untuk kantong anak-anak sekolah jaman dulu, kita sudah dapat menikmati manisnya rambut nenek

Akan tetapi sunggung amat disayangkan, seiring dengan perkembangan zaman, jajanan ini semakin luntur keberadaannya, bahkan semakin sulit ditemukan, karena banyak penjual jajanan rambut nenek yang beralih menjadi penjual jajanan yang lebih kekinian, padahal kalau dilihat lebih dalam rambut nenek adalah jajanan sejuta umat, hanya segelintir penjual yang masih eksis menjajakan makanan nostalgia tersebut

Salah satunya adalah ibu wati dan suaminya yang masih tetap menjajakan makanan nostalgia rambut nenek, di depan sekolah ia menjajakan makanan tersebut setiap hari dari pagi hingga sore, ia menjajakan makanan tersebut mengunakan sepeda motor , sangat berbada sekali dengan masa dulu penjaja rambut nenek yang menggunakan tempat seperti kaleng kerupuk dengan dua tutup, satu berisi rambut nenek dan yang satunya lagi berisikan uang.

gambar 2

 Bahan-bahan untuk membuat jajanan rambut nenek adalah gula dan air dimana gula dicairkan dengan air hingga mengeras, setelah mengeras, adonan gulali tersebut ditarik-tarik hingga menyerupai rambut-rambut halus, itulah kenapa jajanan tersebut disebut dengan rambut nenek, karena proses pembuatannya terbilang cukup lama, ibu wati sebagai penjual rambut nenek, tidak membuatnya sendiri ,ia mengambil dari penjual lain

Omset yang di dapatkan oleh ibu wati dan suaminya perhari yaitu 200 ribu rupiah, dan mayoritas pembeli jajanannya adalah orang dewasa, sudah dapat dilihat anak sekolah zaman sekarang sudah mulai enggan untuk membeli jajanan tempo dulu, yang dikarenakan lebih tertarik dengan jajanan yang lebih kekinian ,itulah yang menyebabkan para penjual jajanan tempo dulu beralih profesi untuk menjajakan makanan yang lebih kekinian dan diganderungi oleh orang banyak

Rambut nenek adalah makanan ringan yang sudah seharusnya dilestarikan. Tentu kita tidak ingin jajanan era 90an ini lenyap begitu saja, bukan ? karena tergeser dengan jajanan yang lebih ke kinian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s