BOARDGAME – KARTU REMI

IMG_0052.JPG

Kartu remi merupakan sebuah permainan dengan menggunakan sebuah kartu. Sebenarnya kartu remi ini sendiri memiliki banyak cara untuk memainkannya, mulai dari poker, ceki, 41, cangkulan, dan lain sebagainya. Pada setiap negara hampir memiliki cara tersendiri untuk dapat memainkankartu ini. Kartu ini mudah sekali didapat dan mudah diuntuk dibawa kemana-mana, sehingga membuat kartu ini tidak membosankan meski hanya satu set kartu tetapi dapat dimainkan dengan berbagai cara secara bersama-sama bersama keluarga atau pun teman-teman.

Menurut beberapa ahli sejarah, kartu permainan ini merupakan hasil evolusi dari permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia Barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ada pula ahli lainnya yang berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semacam upacara untuk berkomunikasi dengan para dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diinterpretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.

Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Kartu Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya terdiri dari 50 kartu, dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dan lain sebagainya.

Tarot pun terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu – namanya il matto (si pandir) – yang diduga sebagai cikal-bakalnya joker modern.

Dulu kartu permainan terbatas dinikmati kaum borjuis atau bangsawan mengingat harganya mahal karena masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaga. Ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800 an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Perancis.

IMG_0037.JPG

Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Perancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode pada zaman itu. Namun, wajah dalam dek Perancis tersebut diberi nama dan dibuat menyerupai sosok-sosok historis. Raja hati adalah Charlemagne, raja wajik adalah Julius Caesar, raja keriting adalah Alexander the Great dan raja sekop adalah Raja David dari kitab Injil. Kartu remi menjadi alat permainan paling populer di Perancis.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s