BOARDGAME – OTHELLO

IMG_0190.JPG

Pemberian nama Othello mengarah kepada tragedi yang ditulis oleh Shakespeare, berdasarkan cerpen Italia yang berjudul “Un Capitano Moro (A Moorish Captain)” karya Cinthio. Dikisahkan terjadinya sebuah konflik antara Othello (Pangeran Afrika) dengan lago (jendral muda Othello). Kecemburuan menjadi tema dari sentral dalam drama shakespeare ini, dimana Othello beristrikan orangkulit putih bernama Desdemona. Inilah yang menjadi dasar pemilihan warna keping permainan Othello.

Sejarah Othello berawal pada tahun 1945, setelah bom atom dijatuhkan di hiroshima dan Nagasaki. September 1945, Hasegawa Goro yang sedang duduk dikelas satu SMP menerima pelajaran sembari duduk dibawah langit biru. Miot menjadi sasaran pengeboman hingga kastil dan bangunan bersejarah lain ikut luluh lantah dalam kobaran api. Dalam suasana seperti itulah permainan ini tercipta.

IMG_0232

Othello diciptakan oleh penggemar permainan Jepang, Hasegawa Goro pada tahun 1971. Hasegawa berusaha menciptakan penuh strategi tinggi. Sebenarnya asal kata Othello bukan beasal dari bahasa Jepang. Ayah Hasegawa memberikan nama ini dari salah satu karya Shakespeare dengan judul yang sama.

Othello adalah permainan papan yang melibatkan strategi. Papan Othello memiliki jumlah 64 kotak yang dimainkan oleh dua orang pemain di atas papan dengan 8 baris dan kolom. Aturan awalnya, bila keping milik pemain pertama diapit oleh keping milik pemain kedua, maka keping pemain pertama menjadi milik pemain kedua. Permainan ini cukup merepotkan karena harus memakai keping dengan dua sisi yang memiliki warna berbeda yaitu hitam dan putih.

Warna hijau dari papan permainan ini terinspirasi oleh citra Othello secara umum, gagah berani memimpin pertempuran di lapangan rumput hijau. Hal ini juga dapat disamakan dengan kompetisi cemburu, sejak permainan melibatkan keping Othello milik lawan sehingga menjadi miliknya. Tujuan dari perainan ini adalah untuk dapat memiliki sebanyak-banyaknya kepingan dengan cara merebut kepingan lawan, warna mayoritas kepingan diakhir permainanlah yang menjadi pemenang.

Tidak ada yang namanya strategi “pasti menang”, yang ada hanyalah apa yang akan membuat permainan ini menjadi begitu menarik. Salah satu strategi yang buruk adalah mengambil sebanyak-banyaknya keping yang didapat di awal permainan ini, hal seperti ini mudah sekali dikalahkan dengan hanya mengambil keping yang sedikit. Keuntungan memiliki mobilitas yang lebih besar akan memberikan sebuah kemungkinkan untuk mengatasi strategi tersebut. Ini adalah hal yang membuat Othello menarik dimana strategi intuitif bukanlah yang terbaik. Namun di samping itu ada titik dalam permainan dimana para pemain perlu mulai menggunakan beberapa jenis strategi yang memang mengharuskan untuk mengambil kepingan lebih banyak, bila tidak posisi pemain tidak akan aman hingga dirasa keping cukup untuk menang. Dengan demikian yang diperlukan adalah keseimbangandalam permainan ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s