Keunikan Arsitektur Rumah Bangunan Adat Sumatra Barat

901_Rumah_Gadang_yang_berdiri_kokoh_di_anjungan_Sumatra_Barat

Indonesia kaya akan ragam dan budaya. Masing-masing provinsi memiliki keunikan dan ciri khas tertentu. Salah satunya adalah rumah adat bernama Rumah Gadang. Rumah Gadang merupakan rumah tradisional etnis Minangkabau dan penyebarannya merata di kota-kota Sumatera Barat. Sumatera Barat memang didominasi oleh masyarakat beragama Islam. Jadi tak heran jika kemudian rumah ini disebut juga dengan Rumah Bagonjong atau Rumah Baanjung.

Dengan arsitektur yang cukup rumit, akan membuat siapapun yang melihatnya merasa terkagum. Hal yang paling menarik perhatian dari bangunan ini adalah bagian atapnya yang meruncing seperti tanduk kerbau. Atap runcing tanduk kerbau ini bahkan dibuat lebih dari satu. Untuk sebuah Rumah Gadang saja, jumlah atap meruncing ini bisa lebih dari 4 buah. Jika dahulu atap meruncingnya ini masih terbuat dari ijuk, maka seiring dengan perkembangan zaman, kini telah marak atap Rumah Gadang yang dibuat dengan menggunakan seng. Desain bangunan Rumah Gadang secara umum berbentuk persegi empat dengan badan rumah yang dibagi ke dalam dua bagian utama yaitu bagian depan dan belakang rumah. Menariknya, pada bagian depan rumah, terdapat banyak sekali ukiran ornamen unik dengan motif-motif alam seperti dedaunan, bunga dan akar-akaran. Sedangkan pada bagian belakang rumah masih memakai bahan bambu yang dibelah. Keelokan Rumah Gadang ini makin terlihat saat Anda masuk ke dalam rumah. Anda akan melihat tiang-tiang panjang menjulang di berbagai penjuru rumah. Walau badan rumah seolah ditinggikan, namun faktanya Rumah Gadang tidak mudah goyah walau ditiup oleh angin kencang sekalipun. Untuk akses masuk ke dalam rumah, Rumah Gadang memiliki sebuah tangga yang letaknya berada pada bagian depan rumah. Sedangkan bagian dapur dibuat terpisah dari bangunan utama rumah. Jumlah kamar di Rumah Gadang uniknya lagi tergantung pada seberapa banyak jumlah perempuan yang ada pada sebuah keluarga. Untuk seorang perempuan yang sudah bersuami akan mendapatkan sebuah kamar, sedangkan perempuan yang masih lajang akan digabung bersama dengan perempuan lajang lainnya di rumah tersebut. #belajarcerita #digmedAA

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s