Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat dalam Belanja Online

Di era sekarang ini, membuka usaha sangat gampang. Salah satunya adalah usaha dagang online. Banyak sekali yang menjalankan bisnis online shop, mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Ada banyak produk yang murah yang ditawarkan. Hal inilah yang membuat masyarakat tertarik untuk belanja online. Akan tetapi  tidak tertutup kemungkinan penipuan dengan belanja online dapat dihindari.

Belanja Online memang memudahkan bagi sebagian orang. Tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga. Hanya modal HP saja barang yang kita inginkan langsung bisa kita dapatkan.

Ketika ada barang yang bagus dengan harga yang cukup murah, tak jarang orang yang tergiur dan pada akhirnya membeli barang tersebut. Namun hal yang paling disayangkan ketika barang tersebut tidak sesuai dengan yang kita harapkan, alias barang palsu.

Salah seorang customer yang pernah kena tipu belanja online membenarkan bahwa mereka benar – benar kecewa dengan hal itu. Sehingga pada akhirnya mereka tidak mau lagi belanja online shop.

“Saya pernah kena tipu belanja online dan dari situ saya kapok karna saya gak tau ngebedain yang mana fake account dan real account”. Ucap Nesya customer yang pernah kena tipu belanja online shop

Banyak kasus penipuan barang yang terjadi di online Shop. Hal ini mengakibatkan masyarakat enggan  membeli barang di online shop, dan pada akhirnya berakibat buruk pada pedagang online shop.

Suci suminar adalah Mahasiswa Universitas Budi Luhur sekaligus owner dari online shop Samira Hijab. Online shop nya ini menjual hijab. Keseharian Uci adalah kuliah sambil menjalankan usaha online shop nya. Setiap harinya dia upload foto – foto jualannya di instagram dan juga melakukan pemprosesan barang yang di order customer.Screenshot_20181219-221832_2.png

Menurut uci, menjalankan usaha Online Shop adalah hal yang paling mudah dan tidak memakan waktu dan tenaga, karena bisa di jalankan dimana pun dan kapan pun. Bagi Uci orang – orang yang melakukan penipuan di online shop adalah hal yang sangat merugikan untuk orang lain dan juga diri sendiri.

Uci menambahkan bahwa mengembalikan kepercayaan para customer adalah hal yang paling penting dalam belanja online. Jadi seorang pedagang online shop harus memberikan fasilitas ke customer seperti pelayanan-pelayanan yang baik, bukti – bukti penjualan berupa screenshot tan testimoni – testimoni penjualan.

“Kita bisa bikin COD jadi bayar langsung cash on delivery bayar langsung dan kita ketemu langsung atau juga kita bikin Compani profilenya atau juga kita bikin kaya ya kaya yang kaya gitu sih misalkan orangnya mau beli langsung ke kita juga bisa ketemu langsung dengan kita juga bisa jadi supaya dia tau kalo kita nih jualan benar-benar jualan bukannya ingin berbohong”. Ucap Uci Screenshot_20181219-221740_2.png

Dalam belanja online juga dibutuhkan kehati – hatian dalam membeli sebuah produk. Sebagai customer juga harus pandai melihat apakah online shop itu jujur atau tidak, dapat dilihat melalui komentar –komentar dan juga ratting di online shop tersebut.

“Saya suka belanja online shop karna emang sebelum membeli produk yang ada di online shop saya ngeliat dulu komentar-komentar yang ada di online shop terus kita lihat – lihat rettingnya juga terus melihat banyak gak orang yang beli disana”. Ucap Amatul Ghofur orang yang suka belanja online. (Rep: Dian Waruwu)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.