Gaya Hidup Sehat Penikmat Jamu

IMG_1564

Bagi sebagian orang, Meminum jamu adalah sebagai gaya hidup sehat secara alami. Berkat khasiat nya yang baik untuk tubuh dan kesehatan. Meski rasanya yang pait atau identik dengan tidak enak racikan alami tanpa pemanis atau tambahan rasa yang membuat baik untuk kesehatan.

Jamu merupakan salah satu minuman khas yang cukup melegenda di kalangan masyarakat Indonesia, karena sejarahnya yang sudah banyak yang mengetahui. Khasiatnya sudah tidak bisa diragukan lagi, karena bahan-bahan yang dipakai untuk membuat jamu adalah bahan-bahan alami. jamu bisa ditemukan dengan mudah dimana saja, terdapat jamu gendong, jamu sepeda, dan jamu gerobak, bahkan sekarang jamu pun telah ada toko yang berdiri di beberapa tempat. Banyak varian rasa pada jamu yang bisa dinikmati oleh anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Seperti halnya Mba Siti, semenjak ia bekerja sebagai asisten rumah tangga, yang membuatnya sering meminum jamu. alasan yang pertama adalah karena Mba Siti tidak berani meminum obat-obatan resep dokter  pada umumnya, Mba Siti lebih percaya meminum jamu ketimbang obat. Mba Siti percaya bahwa meminum jamu ampuh dalam mengatasi penyakit magh dan pegal linu.

Mba Siti biasanya meminum Jamu setiap 1 minggu 4 kali disetiap pagi nya, ia meminum tergantung dengan kebutuhan sakit yang dia rasakan selama hari itu. Mba siti mengaku jika setelah minum jamu biasanya badan terasa bugar dan fresh. Apalagi, setelah ia bekerja seharian dari mulai membereskan rumah, nyapu, mengepel bbahkan memasak.

Meski semakin kesini zaman semakin modern, jamu dikalangan masyarakat indonesia masih sering di konsumsi dan menjadi gaya hidup sehat bagi kalangan atas, bawah, tua, muda, remaja bahkan anak-anak.

Ibu tukiem (penjual jamu) mengaku, bahwa jamu yang paling laris dan diminati banyak orang adalah “Kunyit Asem” tidak orang tua maupun remaja menyukai kunyit asem. Kunyit Asem di percaya sebagai menghilangkan bau keringat, kulit segar, bahkan dipercaya untuk awet muda. Bahan-bahan untuk membuat kunyit asem adalah gula merah dan kunyit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.