Eksistensi Komunitas Fotografi Hantu

Fotografi hantu Indonesia adalah komunitas pecinta fotografi yang mana genre yang diambil adalah fotografi hantu. Komunitas ini tiap anggotanya harus mempunyai alat fotografi, minimal kamera digital pocket dan di utamakan kamera dengan jenis (Digital Single Lens Reflex) atau DSLR. Selain mempunyai alat fotografi tiap anggota Fotografi Hantu Indonesia harus mempunyai mental dan nyali yang cukup berani dalam mengikuti kegiatan sesi hunting foto, yang mana hunting yang dilakukan pada komunitas ini tentunya pada malam hari, dan di lokasi yang dibilang sangat angker.

Fotografi Hantu Indonesia memiliki visi dan misi untuk membuat komunitas ini lebih berkembang. Visinya adalah menjalin kekeluargaan antar sesama anggota komunitas dalam sebuah ikatan Keluarga Besar Fotografi Hantu Indonesia dan misinya adalah mengadakan kegiatan hunting rutin minimal dua minggu sekali serta meningkatkan kemampuan IPTEK dan inovasi untuk menghasilkan suatu karya dalam aliran fotografi hantu.

Untitled1

Komunitas ini melibatkan makhluk halus sebagai objek fotografinya, dimana banyak orang takut dengan yang namanya makhluk halus. Hunting dilakukan dari pukul 11 malam hingga selesai (biasanya hingga seluruh anggota sudah mendapatkan giliran hunting). Hunting dilakukan dengan cara mengitari spot-spot yang sudah ditentukan dan dilakukan secara bergiliran. Sebelumnya dilakukan briefing agar saat hunting tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Agar lebih aman, anggota yang sedang melakukan hunting membawa 1 walkie talkie untuk berkomunikasi dengan anggota lain di safe zone.

Untitledas

Komunitas ini dibuat untuk menyalurkan hobi fotografi dengan objek yang tidak biasa. Kalau biasa kita memotret manusia, hewan dan alam, tetapi di komunitas ini makhluk astral menjadi objek yang dicari dalam setiap huntingnya. Alasan kebanyakan anggota masuk ke komunitas ini adalah untuk melatih mental. Selain itu alasan anggota Fotografi Hantu Indonesia karena penasaran dengan bentuk dari makhluk halus. Komunitas ini tidak menggunakan atau menghadirkan klenik pada saat hunting, karena mereka tidak mempercayai seorang klenik.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.