PASAR TRADISIONAL PASTEL ENI

Untitledddd.png

Pasar tradisional Bintaro sektor 2 ini berada di daerah perbatasan kota Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan yang dimana banyak warga sekitar Bintaro banyak yang membeli bahan-bahan pokok. Setiap paginya pasar ini selalu ramai akan pengunjung karena lengkapnya pedagang yang berjualan disana, mulai dari sayur, ikan, ayam, bumbu-bumbu dan sebagainya. Dan bagaimana warga bisa menego atau menawar barang yang akan di beli kepada pedagang.

ccc

Pasar tradisional, tempat dimana bertemunya penjual dan pembeli, kesepakatan harga dan terjadinya transaksi dengan proses tawar menawar. Pasar tradisional merupakan pasar yang pelaksanaanya atau tempatnya tradisional, mulai dari tempat hingga cara berjualnya, tetapi di jaman modern ini, pasar tradisonal rata-rata menjadi pasar modern hanya tetapi dalam sistem penjualnya tetap menggunakan sistem pasar tradisional seperti tawar menawar dan sebagainya.

Dari pasar tradisional salah satunya yang sering terjadi adalah cara menawar masyarakat kepada pedagang saat masyakarat dan cara penjual menanggapinya bagaimana untuk bisa menerima tawaran tersebut dengan harga yang penjual sudah tentukan. Dari tempatnya di pasar tradisional yaitu dari segi penataan seperti toko/kios, tempat dagangannya dan rata-rata penjualan di pasar. Dengan adanya pasar tradisional ini membuat warga sekitar yang tinggal di dekat daerah pasar mudah membelu bahan-bahan pokok atau bahan yang lainya dengan mudah dan dengan harga yang bersahat.

Di pasar tradisional di Bintaro ini ada salah satu pedagang yang berjualannya beda dengan dagangan-dagangan disekitarnya. Pedagang ini menjual pastel dan risol, bedanya, pastel dan risol ini langsung di goreng, sehingga pembeli sangat banyak yang membeli karena pastel dan risol yang jual masih hangat dan enak. Nama dagangan ini adalah Pastel Eni, Pastel Eni ini sudah menjual daganganya selama 5 tahun lebih. Alasanya menjual pastel dan risol ini, menurut ownernya yaitu Ibu Eni, bahwa risol dan pastel ini adalah makanan yang tidak akan mati, karena masih banyak yang beli dan suka. Dan alasanya menjual di pasar yaitu, lebih mudahnya mendapatkan pelanggan karena banyaknya masyarakat yang beberbelanja di pasar tradisional ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.