Composting Pasar Kebayoran Lama

Composting Pasar Kebayoran Lama

Apa yang kita pikirkan ketika mendengar kata pasar Tradisional? Pasti kepikiran tentang suasana yang khas dan jualan sayur sayuran bukan? Semua itu benar , tetapi ada yang unik dan tentunya bertujuan baik untuk melestarikan alam disalah satu pasar tradisional di kota jakarta selatan, tepatnya di pasar tradisional kebayoran lama.

pasar tradisional_Moment 1.jpg

Terdapat area atau tempat composting, tempat composting digunakan untuk membuat pupuk kompos , kompos yang dibuat berasal dari sampah organik yang berasal dari pasar kebayoran lama sendiri, sudah sejak 2013 , awalnya hanya menggunakan manual atau tenaga manusia hingga menjadi kompos, tetapi sekarang tahun 2018 sudah memakai mesin dan produksinya meningkat . sampah organik berupa sampah sayur,tanah,kayu dan lain-lain. Sampah plastik dan pasir tidak diperbolehkan untuk dicampur karena prosesnya tidak akan berjalan , dan akan merusak mesin penggilingan sampah karena tersangkut.

Pasar Tradisional_Moment 2.jpg

Proses composting ini dimulai dari pembuangan sampah di tempat pembuangan sampah pasar tradisional kebayoran lama , lalu dilanjutkan ke pemilahan sampah , sampah dipisahkan berdasarkan jenis sampah , sampah sayur dengan sayur, sampah kayu dengan sampah kayu, setelah itu sampah digiling jadi satu dan diaduk , setelah itu dicampur dengan cairan EM4 , cairan ini bertujuan untuk mengurai sampah , membantu fermentasi dan mengurangi bau busuk pada sampah serta menyuburkan hasil gilingan sehingga bisa dijadikan pupuk. Cairan yang sudah dicampurkan bersama hasil gilingan di masukkan kedalam tempat tertutup selama 3 hari , 15 hari, 1 bulan dan 3 bulan , tergantung kualitas bahan yang diolah , jika pure dari sampah buah dan sayur akan lebih cepat , tetapi jika tercampur dengan kayu atau pasir maka akan lebih lama proses fermentasinya.

Setelah disimpan dengan jangka waktu yang ditentukan, pupuk sudah bisa digunakan. Pupuk digunakan untuk tanaman di pasar Kebayoran Lama, beberapa untuk karyawan dan sudah pernah dijadikan sampel oleh walikota Jakarta Selatan.

 

#belajarcerita

#GayaHidupSehat

#komunitasvirtual

#pasartradisional

#pedagangonline

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.