Pasar “pinggiran” Ciputat

Screenshot (41)
Pasar tradisional merupakan tempat untuk berbelanja kebutuhan apa saja. Dengan tawar menawar dan masih banyak hal lain yang unik lainnya. Tapi dari sisi keunikan tersebut ternyata ada sisi lain dari pasar tradisional tersebut, mulai dari lapak yang tak tertata rapih, banyak hal kriminal sering terjadi,  pelanggaran-pelanggaran tata tertib, dan masih banyak lagi. Mangkanya bukan pasar tradisional namanya kalau tidak memiliki ciri khas hiruk pikuk yang terjadi di dalam situ.

Dafri adalah seorang pedagang kaki lima di pasar ciputat, dia sudah 4 tahun embuka lapak di pasar ciputat. Tetapi dia membuka lapak di tempat yang ilegal dan sangat membahayakan dirinya dan orang lain. Yak, dipinggir jalan kolong fly over yang sempit. Saat ditanya mengapa tak buka lapak didalam saja, Dafri menjawab bahwa biaya sewa yang mahal dan kurang nyaman. Dafri sendiri mengaku bahwa dirinya pernah diciduk satpol pp karena berjualan ditempat yang ilegal. Selain itu terpampang jelas bahwa ada plang DILARANG BERHENTI/STOP yang seharusnya dipatuhi. Karena jalanan yang sudah sempit malah bertambah sempit, belum lagi banyak pengendara ojek online yang mangkal disitu, parkir sembarangan, dan yang lebih parahnya lagi pengendara yang masih sempat-sempatnya melawan arus melalui jalan sempit itu.

Pasar Ciputat dengan kondisi yang dibilang kurang terurus dan butuh sekali renovasi di gedungnya. Balik lagi ke pedagang kaki lima yang berjualan dijalanan kolong fly over ciputat. Selain Dafri, banyak pedagang yang membuka lapak disitu. Setiap harinya dari pagi sampai malam jam 11, ditambah angkot dan minibus yang menunggu penumpang (nge-tem) yang menambah sempit dan sesak jalan tersebut sehingga dapat membuat kemacetan yang cukup panjang jika jumlah kuota kendaraan seadng banyak yang lewat situ. Hal ini membuat pengguna jalan kolong fly over kurang nyaman dan terkadang ada kecelakaan. Mulai dari lapak dagangnya ditabrak mobil, saling serempet menyerempet, pengendara berseteru dengan angkot atau minibus yang menuggu penumpang, kecelakaan lawan arus, dll.

Hal ini seharusnya ada penanganan lebih lanjut agar pasar ciputat bisa tertata dan tersusun dengan rapih dan lebih baik lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.