Pasar Tradisional dan Premanisme

Saya pribadi, jika ingin mencari inspirasi tulisan, baik untuk karakter dalam cerita naskah saya, atau hanya sekedar ingin melihat aktifitas manusia berlalu lalang dan berinteraksi, pasar tradisional adalah salah satu tempat yang tepat untuk disinggahi. Selalu ada karakter unik dancerita didalamnya, baik cerita baik dan buruk, inspiratif sampai toxic, semua pasti ada jika kita berinteraksi dengan salah satu pedangan yang sudah lama berjualan ditempat sana.

Setiap Jumat malam, jika ada waktu luang, saya selalu pergi ke pasar Serpong, yang si Goreng Bahari, yang dikelola keluarga Ardhi Supriyadi. Kurang lebih, sudah dua tahun saya selalu menyempatkan untuk datang setidaknya sekali dalam satu bulan untuk sekedar merasakan nuansa pasar dan menyuap nasi goreng langganan saya, yang anaknya kebetulan adalah kawan sekelas saya dibangku SMK. Selama di sana, saya sering berkumpul dengan beberapa teman SMK untuk sekadar mengobrol membahas kepenatan bekerja dan berkuliah.

ilustrasi

Sesuatu yang memantik saya, dari obrolan malam itu, preman adalah menjadi salah satu bahasan yang menarik. Bagi Ardhi, preman sudah menjadi bagian dari pasar yang sudah terjadi dari sejak dulu. Beliau berkata, bahwa dalam menyikapinya, ia hanya pasrah dan cuek untuk memberi uang jatah mereka. Mereka menarik tarif lima ribu dengan dua orang, dan 10 ribu dengan satu orang setiap hari Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu, dan Senin. Pria yang sudah berjualan lebih dari 20 tahun ini berpendapat bahwa premanisme akan selamanya seperti itu dan akan sulit dihilangkan karena sifat malas mereka.

Selain pasar Serpong, saya juga sering datang ke pasar Ciputat. Warung Emak Euis menjadi langganan saya jika saya ingin mencari minuman atau makanan. Sudah berjualan selama 10 tahun, perempuan paru baya ini bercerita bahwa dulu ia membeli tempat ini 10 juta. Tentang premanisme, Emak menganggap ini sebagai iuran warga pasar yang lumrah untuk menjadi bagian dari pasar tersebut.

#Belajarcerita #GayaHidupSehat #KomunitasVirtual #PedagangOnline #PasarTradisional

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.