Serba Serbi Pasar Kebayoran Lama

Siapa yang tidak kenal dengan pasar Kebayoran Lama, Pasar Kebayoran Lama merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Jakarta Selatan. Sebenarnya apasih pasar tradisional itu? Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual dengan pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar menawar, kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayuran, atau perabotan rumah tangga serta pakaian.
IMG_0042
Sama halnya dengan pasar Kebayoran Lama, apapun ada dipasar ini. Rasanya pasar ini tidak pernah tidur, mulai dari pagi hari sampai bertemu pagi lagi. Penjual dan pembeli melakukan transaksi setiap saat dipasar ini. Sayangnya, pasar ini terkenal dengan ke”semrawutan”nya. Mulai dari pengendara, pembeli, pedagang, dan masih banyak lagi. Apapun ada dipasar kebayoran lama. Pagi diisi oleh pedagang sayuran, siang pedagang alat alat rumah tangga, dan malam pedagang pedagang pakaian bahkan pedagang sayuran yang siap berlomba-lomba menjelang malam sampai pagi kembali, perputarannya tanpa henti, mengiringi laju kebutuhan hidup manusia.
IMG_0036.JPG
Tidak hanya pasar tradisional bahkan disini juga ada pasar modern. Pasar kebayoran masuk dalam kategori pasar terpanjang di Jakarta dengan sumbangan macetnya yang tidak terhingga. Namun saat ini, pasar Kebayoran Lama sudah mulai tertata rapi karena adanya petugas kemana yang berjaga setiap saat. Soal semrawut? Kini pasar Kebayoran Lama sudah ada sedikit kemajuan mengenai stereotip “semrawut”.
IMG_0041.JPG
Salah satu penjual yang ada dipasar kebayoran lama adalah ibu Siseh “Saya sudah hampir 20 tahun disini, sudah lama” ucapnya. Menurutnya pasar kebayoran tidaklah seramai dulu, kini pasar Kebayoran berangsur sepi karena mulai adanya penertiban dipasar ini “Sekarang mah sepi, gak kaya dulu rame. Kalau dulu kan rame” tambahnya. Meskipun sudah terlihat sedikit sepi namun pasar ini tetap hidup dengan perputaran aktivitas setiap saatnya sampai saat ini. Ibu siseh juga menuturkan bahwasannya tempat nya untuk berdagang sudah cukup untuk saat ini, karena bagaimanapun juga pasar Kebayoran Lama sudah berperan sangat penting dalam proses kelangsungan hidupnya dalam dua puluh tahun terakhir ini.
#BelajarCerita #PasarTradisional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.