RPTRA Bhinneka, Taman Baru Idola Masyarakat Petukangan

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, atau biasa disingkat RPTRA, adalahruang publik yang berupa ruang terbuka atau taman yang dilengkapi dengan fasilitas dan permainan menarik. Saat ini, sudah banyak RPTRA yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.

RPTRA lazimnya tidak berada di tempat yang strategis, melainkan berada ditengah pemukiman warga atau masyarakat sekitar, sehingga manfaatnya pun dapat dirasakan oleh warga setempat.

Salah satu RPTRA atau taman yang kerap ramai didatangi warga, khususnya anak-anak adalah RPTRA Bhinneka yang berada di kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan.

fix

RPTRA Bhinneka dibuka pada pukul 05.00 WIB, dan akan tutup pada pukul 22.00 WIB. RPTRA yang langsung diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang biasa disapa Ahok ini menjadi destinasi tempat yang kerap dikunjungi warga, terutama sore hari dan hari libur.

Tempat ini juga memiliki beberapa fasilitas diantaranya adalah lapangan futsal, basket, tempat bermain anak, ruang serbaguna, toilet, perpustakaan dan dilengkapi dengan kamera pengawas CCTV .

Taman ini dibangun dengan luas 2.238 m2. Taman ini juga dihadirkan dengan konsep jogging track yang berbukit. Sungguh unik sekali bukan?

Bagi yang penasaran, silakan lihat video dibawah ini

Taman Suropati, Referensi Taman Yang Patut Dikunjungi

Hallo, Ingin me-refresh otak tapi bingung mau kemana? Bosan dengan wahana rekreasi atau pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta? Tidak  ada salahnya untuk menghirup udara segar yang ada di RTH ( Ruang Terbuka Hijau), kan? Nah, saat ini teman-teman gak perlu khawatir, karena saya akan merekomendasikan destinasi taman terbaik yang patut untuk dikunjungi di wilayah DKI Jakarta.

Taman yang akan saya rekomendasikan saat ini adalah Taman Suropati. Taman yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini memang sudah dikenal sejak lama. Nama taman ini dulu diambil dari nama wali kota Batavia pertama, G.J. Bisshop, yaitu Boorgermeesteer Bisshchooplein.

fjkdsdgklfsdg

Taman Suropati kerap dikunjungi masyarakat pada saat sore hari menjelang senja. Udara di Taman Suropati terbilang masih sejuk, mengingat masih banyaknya pohon-pohon besar dan rimbun yang tertanam di setiap sisi area taman.

Setiap sore hari, banyak seniman jalanan yang menetapkan Taman suropati sebagai basecamp mereka, untuk dijadikan tempat berkumpul. Banyak juga bangku yang tersedia untuk sekedar ngobrol bersama teman, keluarga maupun pacar. Tidak hanya itu, di setiap sore juga terkadang ada Perpustakaan Jalanan, mereka menjajakan buku yang tentunya siap untuk dibaca. Buku-buku yang mereka sediakan juga sangat variatif.

fdsgsdgfdgdfgdfgdfgfdgfdgfdgfdgd

Taman Suropati kerap dijuluki sebagai “Taman Persahabatan Seniman ASEAN”, karena pada masa itu, para seniman dari Negara ASEAN menyumbangkan hasil karya mereka dan ditempatkan di sisi dari Taman Suropati.

 

 

Antusiasme Warga Ikuti Pilkada DKI Putaran ke-2

Jakarta (19/04/2017) menyelenggarakan Pilkada putaran ke-2. Dengan adanya Pilkada putaran ke-2 ini, warga Jakarta diliburkan agar para warga datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya. Proses Pilkada DKI Jakarta yang dilakukan di diseluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara) berjalan sukses aman dan tenteram. Tak terkecuali di TPS 24 yang berlokasi di Kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan.

IMG20170419143223
Semua warga tampak sangat antusias untuk berpartisipasi dalam Pilkada putaran ke-2 kali ini. Warga Petukangan Utara yang tinggal di sekitar TPS 24 pun sudah memadati area penyoblosan sejak pagi hari, demi memilih pemimpin Jakarta dalam lima tahun ke depan.
Warga berbondong-bondong datang ke TPS demi menunaikan kewajiban mereka sebagai warga DKI Jakarta. meskipun sudah menyoblos, warga tetap berada di area TPS demi mengetahui hasil penghitungan suara yang baru akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB.
Benar saja, warga masih tetap berada di area TPS hingga penghitungan suara dimulai. Para warga tampak sangat antusias mendengarkan pembacaan penghitungan suara yang dilakukan oleh panitia TPS.
Tidak hanya warga, para simpatisan pendukung dari masing-masing pasangan calon pun ada di TPS 24. Mereka tampak mengawasi jalannya Pilkada maupun proses penghitungan suara.
Saat proses penghitungan suara selesai, warga tampak “sujud syukur” dengan salah satu  kemenangan pasangan calon. Dengan selisih yang terlampau jauh dengan pesaingnya, mereka yakin bahwa pilihannya lah yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada periode mendatang.
Pasangan calon nomor urut-3, yakni Anies Rasyid Baswedan dan wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno, berhasil mengungguli kompetitornya yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Di TPS 24, Kelurahan Petukangan, Jakarta Selatan, Total warga yang tercantum dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) ada 563 warga. Jumlah warga yang menggunakan hak suaranya ada 438 warga. Pasangan calon nomor urut-2, berhasil mengumpulkan 130 suara. Sedangkan, pasangan calon nomor urut-3 berhasil mengumpulkan 302 suara. Ada enam pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya dengan baik, seperti menyoblos di kedua paslon maupun tidak menyoblos sama sekali.


Meskipun begitu, siapapun pemimpinnya, siapapun gubernurnya, warga Jakarta tetap berharap agar Sang Pemimpin kelak dapat mengubah Jakarta menjadi kota yang lebih baik lagi, tanpa diskriminasi ras, suku maupun agama. Serta dapat mewujudkan impian dan harapan masyarakat Jakarta dalam lima tahun ke depan, terutama dapat mengatasi problematika yang sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan, seperti banjir maupun kemacetan.
Bagi warga Jakarta yang paslonnya kalah dalam Pilkada putaran ke-2 kali ini, jangan kecewa maupun  berkecil hati, sebab siapapun pemimpinnya nanti, beliau akan tetap berbakti serta mengayomi warganya tanpa pandang bulu. Warga Jakarta hanya tinggal menagih janji-janji yang sudah diutarakan pada saat kampanye beberapa bulan  lalu.

 

Fajar Maulana

1471505410

SA