Sungai Cisadane, Icon Kota Tangerang yang Dipercantik

2 Cisadane Walk, Kota Tangerang (Mochammad Nanda Febriansyah)

Kota Tangerang– Sungai Cisadane merupakan salah satu icon dari Kota Tangerang yang mana pada zaman dahulu merupakan jalur pedagang asing yang ingin berjualan di Kota Tangerang. Namun saat ini, Sungai Cisadane sudah di sulap menjadi salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Sungai yang menjadi icon Kota Tangerang, Cisadane, kini tampak sangan rapih, bersih, cantik dan nyaman untuk dikunjungi. Hal ini berkat program penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh pemerintah Kota Tangerang tahun 2015. penataan pinggiran sungai Cisadane mendapat apresiasi dari banyak masyarak karena mereka bisa merasakan hasilnya.

7Trotoar Cisadane Walk (Mochammad Nanda Febriansyah)

Pembuatan taman dipinggiran sungai Cisadane yang diberi nama Cisadane Walk tidak mementingkan pada masyarakat umum saja namun juga pada masyarakat yang memiliki kekurangan misal trotoar yang diberi tekstur khusus untuk kalangan tuna netra.

Tangerang dikenal sebagai Kota Benteng Makassar yang mana pada zaman dahulu konon penjaga Benteng di Tangerang adalah orang-orang dari Makassar. Icon tersebut kini menjadi ciri dari Tangerang, dan icon itu sengaja dibangun oleh pemerintah Kota Tangerang di Taman Cisadane Walk.  Benteng Meriam yang kokoh menghadap ke bantaran sungai membuatnya menjadi salah satu objek foto.

3Meriam air mancur Cisadane Walk (Mochammad Nanda Febriansyah)

Di Taman Cisadane Walk pun disuguhkan banyak kuliner semisal kuliner khas Tangerang seperti Laksa Tangerang, Bakso dan masih banyak lagi. dengan pemandangan Sungai Cisadane dan angin yang bertiup sejuk membuat semakin betah berlama-lama di Taman Cisadane Walk yang sudah tertata dengan rapih ini.

Nama: Mochammad Nanda Febriansyah

Nim: 1471501161

Kelompok: SE

Masjid Raya Al-Azom, Kebanggaan Masyarakat Tangerang dengan Kubah Raksasa

IMG_9815Foto:Mochammad Nanda Febriansyah

Tangerang – Masjid Raya Al-A’zhom yang terletak di Jl. Satria – Sudirman, Sukaasih, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten masjid ini unik, keunikannya langsung bisa kita lihat dari kejauhan saat pertama kita melihat bangunan masjid ini, iya keunikannya ada pada kubahnya, karena kubah masjid Al-A’zhom memiliki lima kubah yang sangat besar.

Dikutip dari http://tangerangkota.go.id Masjid Raya Al-A’dzhom  dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektar dengan luas bangunan 5.775 meter persegi serta lahan parkir 14.000 meter persegi menjadikan masjid dengan gaya arsitektur timur tengah ini adalah masjid terbesar yang ada di Kota Tangerang. Adapun masjid dengan warna dominan biru langit ini mampu menampung jamaah sebanyak 15.000 orang.

Masjid kebanggan Masyarakat Tangerang ini memiliki lima Kubah berukuran raksasa yang mana lima kubah ini diartikan sebagai rukun Islam yang berjumlah lima poin yaitu Syahadah, Mendirikan Sholat, Menunaikan Zakat, Berpuasa di Bulan Ramadhan Dan Menunaikan Ibadah Haji bila mampu. Masjid ini pun memliki empat pilar tiang yang mana memiliki empat makna dalam ajaran Islam yaitu akidah, akhlak, syariah dan ibadah. Masjid ini pun sering dijadikan pusat kegiatan islami masyarakat Kota Tangerang salah satunya yang paling terkenal yaitu Festival Al- A’dzhom yang diselenggarakan kemarin dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1438 H

IMG_20170504_155535Foto:Mochammad Nanda Febriansyah

Masjid Raya Al- A’zhom pun memiliki galeri islam yang mana kita sehabis menunaikan ibadah sholat di masjid ini bisa juga menambah ke islaman kita melalui buku-buku bacaan islami yang tersedia di galeri islam Masjid Raya Al A’zhom.

IMG_20170504_154835Foto: Mochammad Nanda Febriansyah

Masjid yang selesai pada  28 Februari 2003 ini yang secara langsung di resmikan oleh Menteri Agama saat itu Prof. DR. H. Said Agil Husin Al Munawar. MA. Dengan segala keunikannya ini tak heran banyak manarik simpatik masyarat bukan hanya di wilayah Tangerang saja namun masyarakat daerah lain pun ingin melihat langsung keunikan yang ada pada Masjid Raya Al- A’zhom ini.

 

Berikut Video suasana Majid Raya Al- A’zhom:

 

Nama: Mochammad Nanda Febriansyah

Nim: 1471501161

Kelompok: SE

Proses penghitungan Suara di TPS 10 Kelurahan Pesanggerahan RW 02

Kecamatan Pesanggerahan memiliki 318 TPS dan sekitar 14.772 pemilih yang bersumber dari data pemilih tetap KPU (Komisi Pemilihan Umum). Pada tanggal 19 April 2017 menjadi hari dimana diselenggarakannya Pemungutan suara putaran kedua dengan Kandidat nomer urut 2 yaitu Basuki Tjahaja Purnama dengan wakilnya Djarot saiful Hidayat dan calon nomer urut 3 yaitu Anies Baswedan dengan wakilnya Sandiaga Uno, Pilkada Putaran ke-2 ini menjadi penentu siapakan yang akan menjadi pemimpin DKI Jakarta periode 2017-2022.

pada pemilu putaran ke dua kali ini saya ditugaskan untuk mengawal proses pemungutan suara di TPS 10 Kecamatan Pesanggerahan Kelurahan Pesanggerahan Jakarta Selatan, di TPS 10 RW 02 ini terdapat sekitar 736 pemilih tetap yaitu 361 Laki-laki dan 375 Perempuan yang bersumber dari web pilkada2017.kpu.go.id/pesanggerah/pesanggerahan ,namun masih terdapat golongan putih yang sangat disayangankan untuk tidak memberikan suaranya, pada blangko C1 yang sudah di tandatangi oleh saksi dan petugas TPS 10.

Data pemilih di TPS 10 Kelurahan Pesanggerahan terdapat sekitar 562 suara sah, yang terbagi atas 194 suara sah untuk pasangan nomer Ahok-Djarot dan 368 suara sah untuk pasangan Anies-Sandi. ada 9 surat suara tidak sah dan ada 174 GOLPUT( Golongan Putih) atau tidak datang ke TPS 10 Kecamatan pesanggerahan yang dilaksanakan pada 19 April 2017.

 

Video Suasana penghitungan suara di TPS 10 RW 02 Kelurahan Pesanggerahan

 

 

NAMA: Mochammad Nanda Febriansyah

NIM: 1471501161

Kelompok: SE