Mengelilingi Museum Transportasi

Wigeys Maitirtika (1471504512)

Jakarta – Di negara Indonesia khususnya Jakarta transportasi merupakan sesuatu yang wajib di punyai oleh setiap masyarakat, baik itu di darat, air maupun udara bahkan transportasi kecil atau murah sekalipun. Untuk mengetahui perkembangan transportasi yang ada di Indonesia di Jakarta dibuka sebuah Museum Unik yang menyimpan berbagai alat transportasi yaitu Museum Transportasi. Museum Transportasi ini terletak di dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Museum ini terbilang cukup jarang diketahui oleh masyarakat , maka dari itu saya sedikit mencoba mengenalkan museum ini kepada anda. Dengan membeli tiket masuk seharga Rp.5000 anda dapat sepuasnya mengelilingi Museum Transportasi.

Di video atas saya sedikit memperkenal kan alat transportasi di udara seperti Helikopter Basarnas dan Pesawat Garuda jenis DC-9 PK-GNT yang pernah melayani penerbangan ke negara ASEAN dan Australia. Pengunjung dapat menaiki tangga pesawat serta berfoto di sekitaran pesawat dan helikopter.

Helikopter Basarnas
Salah satu transportasi udara

Bukan hanya transportasi udara, transportasi darat pun terdapat di museum ini seperti becak, bajaj, bis, mobil, dll yang berada di anjungan darat. akan tetapi saya minta maaf kepada pembaca bahwa saya tidak sempat untuk melihat transportasi yang ada di Museum Transportasi ini, khususnya Transportasi darat yang mempunyai banyak koleksi.

Selain terdapat nya berbagai macam alat transportasi , di museum ini juga terdapat berbagai macam rambu- rambu untuk transportasi.

Transportasi darat
Damri

Museum transportasi memang mengumpulkan, memelihara, meneliti, bukti-bukti sejarah dan perkembangan transportasi serta perannya dalam pembangunan nasional.

berikut sedikit video tentang museum transportasi yang sudah saya kunjungi.

Buat anda yang belum pernah mengunjungi museum ini jangan lupa untuk berkunjung ya karna juga bisa menambah wawasan anda mengenai transportasi yang ada di Indonesia serta mengingat kembali transportasi yang pernah ada.

MUSEUM PRASASTI, MENARIK BILA DIKUNJUNGI

Wigeys Maitirtika (1471504512) – Di daerah Jakarta terdapat salah satu museum yang mungkin bisa terbilang jarang untuk dikunjungi karena pembaca kurang meminati untuk berwisata ke museum. Alangkah baiknya jika kalian berlibur mencoba untuk sesekali mengunjungi museum walaupun tidak setiap hari, karena dari museum kita juga bisa menambah wawasan sejarah jaman dahulu seperti jaman kolonial belanda. Ngomongin soal belanda kali ini kita mencoba untuk mengunjungi museum tentang jaman belanda yaitu “Museum Prasasti” yang berada di Jalan Tanah Abang No 1, Jakarta Pusat. Berikut video nya :

Di museum prasasti ini terdapat koleksi prasasti dan nisan nisan kuno peninggalan kolonial Belanda serta miniatur makam-makam. Tepat setelah pengunjung membeli tiket masuk di sebelah kiri terdapat 2 peti yang dilampisi oleh kaca yang mana peti ini pernah digunakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta

Peti yang digunakan soekarno yang membawa jenazah dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ke Wisma Yaso. Sedangkan peti Mohammad Hatta digunakan untuk membawa jenazah dari Rumah Sakit Dr.Tjipto mangunkusumo ke tempat pemakaman umum tanah kusir.
Pengunjung akan memasuki gerbang museum yang berisi batu batu nisan jaman Kolonial Belanda.

Nisan
Beberapa batu nisan yang terdapat di museum prasasti.

Di dekat peti nya Soekarno dan Mohammad Hatta terdapat sebuah patung perempuan yang terlihat mendunduk dan menangis.

Patung perempuan menangis

Menurut legenda perempuan tersebut sangat sedih kehilangan suami yang baru menikah dengannya, dan akhirnya perempuan itu meninggal gantung diri.

Setelah mengelilingi beberapa batu nisan , akhirnya kita kembali ke pintu masuk awal.

Di pintu keluar kita akan menemukan tulisan Belanda yang memiliki arti ” Seperti anda sekarang, demikian lah aku sebelumnya. Seperti aku sekarang, demikianlah juga anda kelak”.

Hasil Perhitungan Suara Pilkada 2017 di TPS 022 Petukangan Utara, Jakarta Selatan

20170419_153520
Jakarta-  Pilkada DKI putaran kedua dilaksanakan pada hari ini tanggal 19 April 2017 di seluruh wilayah di Jakarta. Kandidat nya adalah di urutan nomor 2 Ahok-Djarot dan diurutan no 3 ada Anies_sandi. Di setiap kelurahan selalu terdapat beberapa TPS. Setiap TPS mempunyai ketua dan beberapa saksi.

Di Jakarta Selatan , tepatnya di kelurahan Petukangan Utara terdapat 74 TPS. Tepatnya di TPS 022 Petukangan Utara , mempunyai 700 an surat suara, tetapi surat suara yang masuk hanya 500 an , yang mana 200 nya golput.

Setelah dilakukanya perhitungan suara oleh para panitia dan di tulis di form C1 , Anies-Sandi mengungguli hasil pemungutan suara , dengan suara 393 dan disusul oleh pasangan Ahok-Djarot dengan perolehan 132 suara.

Dengan seluruh suara sah 525 suara dan suara tidak sah 005 suara.