Lipstik Lokal dan Lip Tint Alami

IMG_20170526_221019

Kali ini saya berbagi macam-macam lipstik apa saja, warna lipstik, dan pembuatan lipstik alami. Untuk macam lipstik, di video pertama saya mengambil lipstik dari produk lokal yaitu Purbasari-Matte no83 Pirus warna lipstiknya itu adalah ungu, warnanya terlihat elegant, kering di bibir, banyak yang menggunakan karna lipstik ini kering bibir, tidak membuat bibir terlihat kaku. Harga Lipstik ini Rp35.000. sangat murah.IMG_20170526_222934

Kedua ada Nivea Lip Butter rasa Vanilla, baik untuk kulit dan kaya akan vitamin, selain itu juga dia wangi, bisa digunakan bila tidak ingin menggunakan lipstik berwarna, biasnya digunakan saat berpergian ke kampus, dan mall. Tapi bagi anak muda sekarang, lip butter jarang digunakan karna adanya lipstik berbagai warna dan juga matte atau kering di bibir. harga Lip Butter ini Rp32.000.IMG_20170526_220522

Kemudian Lipstik Wardah Exclusive Lipstick no43 yang berwarna merah yang menyalah karena ditambah lipstik ini sangat elegant dan menarik perhatian sekitar karena warna lipstik yg terlihat terang. Menurut saya cocok untuk semua warna kulit, jika kalian merasa pede. Harganya dari Lipstik Wardah ialah Rp70.000.

Dan terakhir ada Lip Tint alami murah meriah, pastinya perlaratannya ada dirumah tetapnya didapur dan alami. Dengan bahan-bahannya itu air secukupnya, madu, pewarna makanan, sumpit untuk mengaduk semua bahan tersebut, dan cotton bods untuk mengaplikasikan ke bibir. Lalu tidak lupa botol bekas lip tint untuk menaruh lip tint alami yang sudah dibuat, dan bisa dibawa kemana saja.Capture

Mengenal Tentang Lipstik

Lipstik adalah salah satu item yang wajib hukumnya dimiliki oleh kaum hawa. Salah satu kosmetik yang telah ada sejak lama, bahkan sejak masa sebelum masehi (sekitar 5000 tahun yang lalu) adalah lipstik. Bangsa-bangsa kuno menghias wajah mereka, termasuk menghias bibirnya sebagai bagian dari ritual atau upacara keagamaan. Seperti di Mesir Kuno, bangsa Mesir mulai mengenal pewarna bibir dari warna merah bata, merah tua dan warna lain untuk mencipta berbagai nuansa. Warna pemulas Mesir kuno beragam dari warna jeruk keprok yang merah muda hingga warna hitam. Ini membuktikan bahwa sejak zaman prasejarah pun lipstik hitam bukan sesuatu yang baru. Di Romawi Kuno, para wanita romawi membutuhkan bantuan ornatrix atau budak kosmetik untuk mendandani mereka termasuk memakaikan pemulas bibir. Lipstik pilihan wanita Romawi adalah ungu-merah. Di Tudor Inggris, Ratu Elizabeth I sangat menyukai lipstik. Resep pribadinya terdiri dari kumbang cochineal, permen karet Arab, putih telur, dan susu ara. Di masanya, lahir lip liner dari campuran gips Paris dengan sejenis pigmen merah yang kemudian dikeringkan.
IMG_20170519_234017
Pada tahun 1940-an, Perang Dunia II menjadikan para buruh pabrik wanita memiliki penghasilan sendiri dan mampu membeli kosmetik. Lipstik tidak lagi menjadi barang mahal yang hanya dapat dinikmati kalangan atas. Aktris ningrat sekelas Bette Davis dan Katharine Hepburn memopulerkan bibir merah.
Kemudian pada 1950-an, lipstik menjadi incaran karena artis-artis seperti Marilyn Monroe, Rita Hayworth, Ava Gardner, dan Elizabeth Taylor, yang membantu memopulerkan kembali lipstik yang dapat membuat 98% perempuan di Amerika Serikat menggilai lipstik.
Pada tahun 2009, Lady Gaga membuat fenomena dengan menggunakan lipstik merah dan dandanannya yang nyentrik sehingga memopulerkan kembali warna lipstik tersebut.
IMG_20170519_231155
Jadi sudah bukan perkara baru jika banyak wanita yang sedang terobsesi dengan warna-warna lipstik terkini. Kosmetik menjadi yang paling nyata untuk mengubah penampilan seseorang. Check link youtube ya.
https://www.youtube.com/watch?v=sBDdDaW8xpg