Biola adalah Jiwa

_DSC3333

Shifa Aulia atau Shifa yang sudah menjadi nama panggilannya. Sembilan belas tahun namun telah dapat membuat orang tuanya bangga dengan prestasi – prestasi yang sudah ia dapati. Tak ada piagam atau pun piala namun sebuah keberhasilan orang tuanya yang mau memperkenalkan Shifa kepada alat musik yang ditemukan di negara Aria, India ini tidak lah sia – sia. mengapa? karena saat ini Shifa mengaku bahwa talenta yang ia miliki saat ini salah satunya adalah bermain biola. Salah satu musik klasik bukan berarti menjadi sebuah penghalang bagi Shifa untuk menyukai serta mencintai alat musik Biola ini. Bahkan dari Umur 10 tahun ia sudah mulai mahir untuk menggesek kan atau memainkan alat musik tersebut. Tak ada latar belakang orang tua yang hadir sebagai guru untuk Shifa, hanya bermodalkan sebuah biola dan keberanian untuk belajar Shifa mendatangi Komunitas Taman Suropati Chamber yang berada di Taman Suropati, Jakarta Pusat. Setiap hari minggu ia datang dengan semangat untuk belajar dan mengambil ilmu – ilmu yang ada pada senior – senior disana untuk menjadi bekal baginya bermain biola dan kini shifa bisa menyalurkan kembali ilmu – ilmu yang telah ia dapat kepada junior – junior atau pendatang baru di Komunitas Taman Suropati Chamber ini. namun pada awalnya Shifa tak langsung bisa bermain alat musik biola ini, Shifa sendiri juga sempat memiliki guru privat untuk mengajarkan ia bagaimana caranya bermain biola serta basic – basic mengenal nada itu sendiri namun baginya guru pribadi nya tak bisa menjanjikan bahwa Shifa akan mahir bermain alat musik biola ini baginya yang utama adalah tetap saja berlatih, jadi Shifa kecil saat itu sangat rajin untuk berlatih biola walaupun tidak di dampingi oleh guru privat biola nya. Kini setiap nada – nada yang ia mainkan hampir tidak pernah meleset, telinganya dalam mendengar nada – nada biola nya sangatlah tajam, tak hanya biola saja tapi semua alat musik dan nada ia akan menjadi sangat peka dalam mendengarnya dan tahu bahwa nada – nada tersebut pas atau tidaknya. Semua itu sangatlah wajar karena hampir genap sudah Shifa sepuluh tahun sudah ia akan memainkan biola tersebut, bersahabat dengan biola nya adalah hal yang sangat luar biasa baginya karena dengan biola nya ia dapat mengekspresikan jiwanya.

_DSC3332

“…Pengalaman” begitulah katanya saat ditanya apa yang di dapat dari bermain biola. Shifa memiliki banyak  sekali pengalaman saat ia bermain Biola. ia pernah tampil sebagai pemain biola saat ada Event tahunan yakni Java Jazz Festival yang di gelar di Senayan, Jakarta Selatan pada tahun 2014 lalu tak hanya satu tahun itu saja ternyata Shifa diberikan kesempatan lagi untuk tampil di tahun berikutnya yakni Java Jazz Festival 2015 dan berkat 2 tahun berturut – turut itu Shifa juga memiliki album karena event Jazz terbesar di Indonesia itu. Tak hanya Java Jazz Festival saja namun masih ada banyak event – event menarik yang pernah ia ikuti karena kelihaian nya dalam bermain alat musik gesek tersebut. Sampai pernah ia hanya sekali latihan pada event yang di selenggarakan di Ciputra World dalam event Sumpah 1001 tahun namun ia tetap bisa tampil dengan maksimal. Semua kerja kerasnya selama sepuluh tahun tidak sia – sia baginya, karena kini ia hanya tinggal menikmati hasil kesulitan – kesulitan saat ia berlatih biola nya. Karena, bagi Shifa Biola adalah Jiwa

ALUNAN NADA MERDU KOMUNITAS BIOLA TANGERANG

a 2

Tangerang merupakan kota besar yang memiliki bermacam-macam komunitas, contohnya ialah komunitas sepak bola, tari, streat art, bahkan musik. Contoh komunitas musik yang ada di kota Tangerang adalah komunitas Biola Tangerang. Komunitas Biola Tangerang sudah terbentuk dari 2013 yang lalu.

Komunitas Biola Tangerang Tercipta dari ketertarikan terhadap seni musik khususnya musik gesek (biola) yang ingin mengubah pola pikir bahwa musik gesek adalah sesuatu alat musik yang eksklusif, mahal, mewah, hanya di gunakan oleh orang yang berduit dan sulit di pelajari. Komunitas Biola Tangerang atau yang di kenal juga dengan “KBT” merupakan sebuah komunitas yang lumayan baru di kota Tangerang, tetapi memiliki jumlah anggota yang terbilang banyak bagi komunitas. Jumlah anggota di Komunitas Biola Tangerang yaitu sekitar kurang lebih 30 orang yang tergabung dalam komunitas itu. Anggota Komunitas Biola Tangerang kebanyakan dari kalangan pelajar. Mulai dari yang masih bertingkat SD bahkan samapai tingak Universitas.

a 33

Anggota Komunitas Biola Tangerang adalah dari khalayak umum yang terdiri dari berbagai macam pekerjaan, status, umur, agama, dan ras. Namun, hal tersebut tidak dianggap sebuah halangan, tapi justru sebagai kekuatan yang harus dikembangkan bersama-sama. Komunitas Biola Tangerang satu dari jutaan komunitas di Indonesia yang mengedepankan kekeluargaan. Walau berbeda-beda tiap anggotanya teteapi mereka tidak menganggap semua itu halangan untuk terus berprestasi.

Pada Komunitas Biola Tangerang, menerapkan sedikit berbeda dalam menerapkan proses belajar alat musik gesek (biola) di bandingkan dengan sekolah musik pada umumnya. Komunitas Biola Tangerang melakukan kegiatan belajar mengajar di luar ruangan atau outdoor. Komunitas Biola Tangerang melakukan kegiatan belajar mengajar atau sharing ilmu pada setiap sabtu sore mulai dari jam 15:00 wib sampai maghrib di Alun-Alun kota Tangerang atau di Lapangan Ahmad Yani kota Tangerang.

rr

Komunitas Kota Tangerang juga sering Pentas di setiap acara-acara besar yang diselenggarakan oleh pemkot Tangerang. Komunitas Biola Tangerang juga pernah tampil di Pekan Raya Indonesia. Tidak hanya belajar biola saja, tapi Komunitas Biola Tangerang bisa belajar alat musik gesek lainnya. Contohnya ialah alat musik contre bass, viola, Cello, dan lain sebagainya. Komunitas Yang tampil di setiap Sabtu sore ini di Alun-Alun kota Tangerang memegang tengguh rasa saling memiliki antar anggotanya, toleransi, tenggang rasa dan lain sebagainya. Kebutuhan akan belajar musik yang murah namun tetap berkualitas, sampai pada kesadaran bahwa di kota tempat tinggal belum memiliki komunitas biola, maka dari itu Komunitas Biola Tangerang atau KBT terbentuk karena untuk wadah para pemain biola di kota Tangerang. Komunitas Biola Tangerang ini dalam berkegiatan tidak hanya mempelajari dan memainkan biola saja, tetapi juga sebagai wadah dimana semua anggota dapat berpartisipasi di dalamnya dengan tindakan yang positif