Vape Trick Ring-O

Hello para vapers

Nama gua Ali Zaenal Abidin bakalan kasih tau cara mengevape dengan trick Ring – O ini dia video pertama gua tentang vape trick bernama Ring atau O , menurut gua si susah susah gampang . Ini cara gua membuat Ring – O dengan metode batuk tetapi dengan batuk secara lembut tetapi bertenaga. Pertama-tama lu harus bisa mengontrol asap yang lu hisap dari vape itu sendiri , sebisa mungkin asap yang lu hisap itu banyak dan tebal sehingga bisa lu membuat Ring atau O banyak dengan asap tebal , metode batuk itu sendiri dengan cara batuk secara halus tetapi bertenaga , lu harus menghisap asap dari vape itu sendiri dikumpulkan di tenggorokan dengan cara hisap biasa aja lalu lu buka mulut tahan nafas dan lu kumpulkan di dalam mulus sehingga mudah didorong oleh batuk itu sendiri , lalu mulut lu harus berbentuk O jangan ragu untung membuka mulut seperti O dan lu harus mengencangkan bibir agar tidak ragu , yang paling gampang dilakuin lu harus coba ngelakuin itu didepan kaca supaya lu bisa kontrol diri lu perasaan lu sendiri udah benar atau belum. Setelah lu buka mulut berbentuk O lu dorong asap itu pake batuk halus tetapi bertenaga. Lu lakuin itu berulang-ulang kali didepan kaca sampai lu bisa ngelakuinnya. Buat pemula seperti gua ini disarankan agar lu ngetrick ditempat yang gak ada angin sama sekali supaya hasilnya jadi bagus dan lu bakal cepet bisa kalo dilakuin berulang-ulang kali. Karena, menurut gua dengan lu ngevape tapi ga bisa ngelakuin trick sama aja kaya lu makan nasi ga ada lauknya , jadi gitu gitu aja tanpa ada tantangannya . Pertama kali gua bisa dari trick trick vape ini yaitu membuat Ring – O ini . Karena, menurut gua dari sekian trick vape ini lah dia dasarnya. Terimakasih udah baca artikel gua dan nonton video gua . Jangan lupa like dan subcribe see you next trick vape 🙏🙏🙏

WATCH HERE!!!

Membedakan Roles Anda di Blog Berbasis WordPress

diffrence roles wordpress

Untuk anda yang terbiasa membuat blog di wordpress, mungkin anda tidak menyadari bahwa fasilitas yang anda miliki saat membuat blog di wordpress adalah fasilitas sebagai administrator. Karenanya mungkin anda kebingungan saat diundang untuk menjadi contributor atau author di wordpress. Pertanyaan yang muncul dari mulai “Kok ga bisa publish?” “Kok saya gak bisa masukkin foto saya ya?” “Kok?” dan seterusnya…

Screen captured di atas menunjukkan jenis-jenis fasilitas yang anda miliki dengan berbagai peran, dari mulai peran sebagai administrator, editor, author ataupun contributor.

Saat anda diundang menjadi contributor atau author oleh seorang adminsitraot blog, biasanya anda tidak tahu peranan anda. Cara mengecek status anda adalah dengan mencoba membuat sebuah posting seperti berikut:

Screen Shot 2017-11-20 at 11.41.56

Saat anda berperan sebagai author, maka tampilan halaman posting anda adalah seperti gambar di atas. Hanya ada satu tombol (tab) yang tersedia di menu yang berada di sebelah kiri, yaitu tombol blog post. Silakan klik tombol Add, maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini:

Screen Shot 2017-11-20 at 11.42.10

Perhatikan tombol submit for review di sebelah kanan atas. Tombol tersebut bukan berfungsi sebagai tombol untuk menayangkan (publish), namun merupakan tombol untuk memberi notifikasi kepada editor atau administrator bahwa Anda sudah membuat sebuah posting baru. Posting baru ini kemudian direview oleh editor atau administrator, untuk kemudian kedua peran itulah yang akan menayangkannya.

Selain tidak mempunyai hak untuk menayangkan sebuah posting, contributor juga tidak mempunyai hak untuk menambahkan media berupa image ataupun foto. Walau begitu, contributor tetap bisa menempelkan video (embed video) di dalam postingnya. (Klik link Cara Melekatkan Video (Embed Video) di Youtube ke Dalam Posting di Blog Anda untuk mengetahui caranya).

Dalam urutan kerjanya, setelah sebuah posting ditulis oleh contributor, maka seorang editor (foto) akan melengkapi tulisan tersebut dengan foto-foto sekaligus melayout nya agar terlihat lebih menarik dan ‘bercerita’.

Kalau begitu peran apa yang memiliki hak untuk menambahkan media?

Penambahan media berupa image atau foto hanya bisa dilakukan oleh peran author, editor dan (tentu saja) administrator. Untuk posting ini kita lihat tampilan jendela saat Anda berperan sebagai author.

Screen Shot 2017-11-20 at 11.45.52

Tampilan di atas adalah tampilan jendela untuk seorang author. Terdapat dua tombol disana, yaitu tombol Blog Post dan tombol Media. Bila anda berperan sebagai author, maka anda tinggal mengklik tombol Media untuk menambahkan image atau foto.

Saat anda menekan tombol Add Blog Post, maka tampilannya pun akan berbeda. Apabila peran contributor hanya menyediakan tombol Submit for Review di pojok kanan atas jendela Anda, maka sebagai author anda akan mendapati tombol Publish disana.

Silakan dicoba ya.