Membahas Amplifier Gitar

Untitled-1

Amplifier gitar adalah sebuah perangkat keras elektronik yang dapat disambungkan keperangkat gitar elektrik, yang kemudian akan menghasilkan bunyi yang dikeluarkan oleh sound yang juga disambungkan ke perangkat amplifier. Amplifier ditemukan pada tahun 1920-an yang kemudian dikembangkan sampai tahun 1940 tercipta amplifier gitar pertama yang berbentuk Combo amplifier dan seiring perkembangannya banyak tercipta jenis-jenis amplifier.

Amplifier sendiri memiliki 2 (dua) jenis model yaitu, Combo-amplifier dan Head Cabinet-amplifier. Pada jenis Combo-amplifier berbentuk kotak persegi, komponen amplifier dan sound langsung menyatu dalam satu bentuk persegi. Sedangkan pada jenis Head Cabinet-amplifier, bagian Head amplifier terpisah dengan Cabinet soundnya.

Sequence 01.00_00_17_12.Still003

Pada hakikatnya, kedua jenis amplifier tersebut sama-sama bisa menghasilkan bunyi dari gitar elektrik dengan tambahan effect-effect di dalamnya. Tetapi, tentu saja keduanya memiliki tantangannya tersendiri dalam menemukan sebuah bunyi atau sound yang kita inginkan. Pada jenis Head Cabinet-amplifier, kita dapat mememukan sound atau bunyi yang kita inginkan. Selain memiliki empat speaker di dalam Cabinetnya, Head atau kepala amplifier bisa diganti dengan yang lainnya jika tidak sesuai dengan harapan kita. Empat speaker yang ada di dalam Cabinet, dapat mengeluarkan suara lebih keras dan jangkauannya luas. Dengan terpisahnya antara Head dan Cabinetnya, amplifier jenis Head Cabinet-amplifier juga dapat menambah daya suara yang akan dikeluarkan melalu Cabinet atau speakernya. Misalnya, kita menggunakan tiga buah Head amplifier, kita bisa menggandakan jumlah Cabinetnya menjadi enam Cabinet atau bahkan lebih. Contohnya bisa kita lihat pada konser band-band Thrash Metal besar seperti Slayer, Megadeth, Anthrax dan lainnya.

Sequence 01.00_00_27_07.Still002

Pada jenis Combo-amplifier, amplifier gitar yang satu ini hanya memiliki paling banyak dua buah speaker pada Cabinetnya dan tidak bisa ditambah atau dikurangi, karena amplifier dengan cabinetnya menyatu dalam satu ukuran persegi. Tetapi dengan ukurannya yang lebih kecil dan praktis, amplifier gitar jenis ini dapat dengan mudah dibawa saat berpergian. Jika dipakai untuk panggung ukuran besar, Combo-amplifier harus disambungkan ke sound panggung agar suara yang dihasilkan dapat terdengar dengan jangkauan luas.

Membahas Pick Up Gitar: Pick Up Aktif versus Pick Up Pasif

Untitled-1

Pick up adalah komponen terpenting dalam gitar elektrik. Pick up terletak pada bagian body/badan gitar.  Pick up berbahan material magnet dan tembaga yang dapat menyerap atau menangkap sinyal suara yang dihasilkan oleh senar gitar, yang kemudian keluar melalui ampli atau sound gitar.

Pick up memeliki berbagai jenis yang diantaranya seperti Humbucker, Single Coil, Trumbucker dan lainnya. Pick up memiliki dua jenis tipe yaitu pasif dan aktif. Pick up pasif langsung terhubung pada sirkuit elektronik yang terletak pada volume dan tone gitar. Sedangkan Pick up aktif harus menggunakan battery 9V untuk mengoperasikannya, jika tidak menggunakan battery 9V, maka pick up aktif tidak bisa berfungsi selayaknya pick up aktif.

Sequence 01.00_00_41_24.Still004
Pick Up Aktif

Pada karakter suara, Pick up aktif lah yang biasanya diunggulkan, karena pick up aktif menciptkan suara yang jernih dan jelas dibanding dengan pick up pasif. Pada sound clean, pick up aktif memiliki karakter yang sangat jelas dan gain yang tinggi, sedangkan pada sound distorsi, pick up aktif memiliki karakter suara yang padat dan berisi, sehingga menghasilkan suara distorsi yang sangat dahsyat pada saat kita bermain gitar dengan Style Thrash Metal.

Sequence 01.00_00_16_05.Still001
Pick Up Pasif

Pick up pasif memiliki suara yang lembut dan menghasilkan suara tone yang bulat. Kelebihan dari pick up pasif tentu saja anda tidak perlu repot untuk memasang battery 9V pada rangkaiannya. Tetapi karakter pick up pasif yang memiliki suara yang lembut dan tone yang bulat, tidak cocok untuk digunakan dalam Style Thrash Metal, karena jika gitar harus menggunakan effect distorsi, pick up pasif akan menghasilkan suara yang bulat serta tidak sejernig pick up aktif. Dampaknya akan terasa seperti suara gitar yang tidak jelas dan jernih. Tetapi jika anda mengatur antara ampli dan effect gitar dengan baik, bukan tidak mungkin pick up pasif menjadi pilihan anda.

Pada dasarnya, untuk pemilihan pick up aktif ataupun pasif, semua tergantung pada selera individu masing-masing. Tetapi saran saya, jika anda ingin memaikan gitar dengan Style Thrash Metal, maka pick up aktif lah yang menjadi pilihannya. Selain memiliki karakter suara yang jernih dan jelas, anda tidak perlu repot untuk mencari karakter suara pada effect atau pun ampli gitar anda. Tetapi jika anda ingin memainkan gitar dengan karakter suara seperti Rock, Pop dan sebagainya, silahkan anda pilih pick up pasif. Semua kembali pada selera dan kebutuhan anda masing-masing.

Membahas Gitar: Mengenal Bahan Dasar Gitar Untuk Thrash Metal

Untitled-1Gitar adalah alat musik terpenting dalam Genre musik Thrash Metal. Yang dimaksud di sini adalah gitar elektrik yang mampu mengeluarkan suara setelah disambungkan ke amplifier. Bahan material gitar, seperti kayu pada body gitar, dapat mempengaruhi karakter suara. Mahogany dan Alder adalah jenis kayu yang umum digunakan pada body gitar, karena karakter kedua kayu tersebut dapat memaksimalkan keluarnya suara gitar.

Selain kayu pada bagian body, terdapat juga kayu pada bagian neck/leher gitar. Pada bagian tersebut biasanya memakai kayu jenis Mapel dan Rosewood. Kedua kayu tersebut terkenal dengan keringanannya dan kepadatannya.

Untuk mendapatkan suara gitar yang maksimal, anda memang dituntut untuk memilih bahan atau spesifikasi pada gitar yang tidak sembarangan. Karakter pada gitar memang tergantung pada pribadi diri anda masing-masing. Tetapi jika anda tidak memilah – milih spesifikasi pada gitar anda, hasilnya bisa jauh dari harapan anda.

Mengapa harus kayu Mahogany dan Alder pada bagian body gitar? Mengapa harus Mapel dan Rosewood pada bagian leher/neck gitar? Di sini saya hanya merekomendasikan, apa-apa saja yang sekiranya dapat membuat karakter gitar yang pas, untuk bermain Style Thrash Metal.

Sequence 01.00_00_09_20.Still002Kayu Mahogany mempunyai karakter suara yang tebal, akan sangat pas jika dipadukan dengan effect distorsi yang akan menghasilkan karakter suara yang renyah serta berat. Kayu Mahogany cenderung memiliki bobot cukup berat dibandingkan kayu-kayu lainnya yang digunakan untuk gitar.

Jika anda menginginkan karakter suara gitar yang mempunyai sustaine yang baik, cobalah memilih kayu Alder. Kayu Alder akan menambah daya distorsi yang panjang, serta  memberikan suara low yang tebal. Jika digunakan untuk Style Thrash Metal, akan menghasilkan suara distorsi yang soft dan “mengigit”. Untuk bobot berat, kayu Alder terbilang lebih ringan dibandingan dengan kayu Mahogany.

Sequence 01.00_00_06_20.Still001Untuk bagian leher/neck gitar, saya rasa Mapel dan Rosewood lah pilihannya. Walapun begitu, ada juga gitar yang menggunakan kayu Mahogany atau Alder, penggunaan kayu secara full, dari body sampai neck biasanya disebut, Neck-Thru. Tetapi, kembali lagi kepada karakter anda masing-masing, apakah anda ingin menggunakan Neck-Thru, atau anda lebih ingin membedakan kayu.

Kembali kepada kenapa anda harus memilih kayu Mapel dan Rosewood untuk bagian leher/neck gitar. Kedua kayu ini memiliki bobot yang sangat ringan, tetapi walaupun ringan, kedua kayu ini memiliki serat yang pada. Karena sertanya yang pada, serta bobotnya yang ringan, anda tidak perlu khwatir akan kenyamanan tangan anda saat memegang bagian leher/neck gitar.

Selain material kayu, suara gitar dapat terpengaruh dari karakter Pick Up gitar. Pick Up aktif dapat mengeluarkan suara yang lebih garang dan berisi dibanding Pick Up pasif yang cenderung memiliki karakter suara yang lembut. Untuk pembahasan Pick Up, akan saya jabarkan pada video selanjutnya.

Finger Style

Penulis : Andi Nurhakim
Permainan Finger Style Oleh Thariq Habib

Penulis : Andi Nurhakim

Fingerstyle guitar adalah suatu teknik bermain gitar dengan cara memetik senar secara langsung dengan ujung jari, kuku, kombinasi keduanya ataupun dengan alat bantu lainnya tanpa menggunakan pick atau plektrum. Istilah “fingerstyle” ini sering dikaitkan dengan “fingerpicking” sebagai suatu teknik standar gitar klasik yang dimainkan dengan mempergunakan gitar nilon.
Sebagai suatu teknik bermain tersendiri “Fingerstyle” bisa juga di artikan sebagai teknik bermain gitar dimana melodi, bass line, harmonisasi pengiring maupun (kadang-kadang) perkusi bisa dimainkan bersamaan hanya dengan satu gitar.

Selama anda membunyikan not/bunyian lain langsung menggunakan jari tangan (baik itu tangan kiri  saja , kanan saja, ataupun keduanya) pada gitar Fingerstyle adalah menggunakan gitar sebagai mini band secara maksimal , sebuah kreatifitas merancang komposisi atau mengaransemen lagu dengan memasukan apapun elemen-elemen suara/bunyian yang memungkinkan dapat di produksi oleh gitar

Thariq adalah salah satu pemain Finger Style yang sudah menekuninya sejak tahun 2014, dimana .Thariq ini awalnya adalah pemain band yang memegang posisi Gitaris dari band yang bernama The Constellations yang berdiri sejak tahun 2012 dimana band tersebut terdiri dari 6 personil band.

Thariq sendiri awalnya belajar bermain Finger Style dari Youtube dimana dia belajar secara otodidak dengan melihat – lihat video yang ada di Youtube, dikarenakan tidak memiliki waktu yang cukup kalau memang harus belajar melalui les Guitar itu sendiri jadinya Thariq lebih memilih belajar secara otodidak melalui video – video yang sudah ada di Youtube.

lagu – lagu yang sering dimainkan pun sebenernya beragam namun ketika ditanya, Thariq berkata lebih senang memainkan yang ber Genre Pop dikarenakan memang Thariq itu sendiri lebih senang dengan aliran musik pop itu sendiri, karena memiliki nada yang santai dan juga lebih banyak disenangi oleh remaja – remaja.

Kelebihan bermain Finger Style gitar adalah bagi anda yang memainkannya akan terlihat lebih mahir dalam memainkan gitar dibandingkan dengan yang hanya bermain rhythm, suara gitarnya pun akan terdengar lebih merdu dan jika anda bermain fingerstyle gitar maka suara yang dihasilkan adalah seperti gitar yang bernyanyi serta diiringi musik yang secara bersamaan dalam satu gitar.

Bermain Finger Style juga bisa mengasah kemampuan otak kita dimana kita akan mencari nada- nada yang sesuai dengan musik yang kita mainkan, disana lah pendengaran dan kemampuan kita dalam mencari nada diasah.

Link Youtube : Video