Alat Pengiring Musikalisasi Puisi

piano-385467_960_720

Piano dan Gitar. Kedua alat musik ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai alat pengiring musikalisasi puisi. saya akan membahas kedua alat yang sering dijadikan pengiring dalam pembuatan musikalisasi puisi.

1. Piano

Piano adalah salah satu alat musik yang digunakan sebagai alat pengiring musikalisasi puisi. Piano digunakan sebagai alat pengiring, karena piano merupakan alat musik yang melodis, sehingga cocok untuk menciptakan atmosfir yang pas untuk para pengedengar musikalisasi puisi. Selain piano, bermusikalisasi puisi juga bisa menggunakan alat musik pengiring lainnya, dan bahkan bisa dipadukan pengiring satu dengan pengiring lainnya.

Piano memang terbilang lumayan sulit untuk para pemusik memusilakisasikan puisi. Piano juga alat melodis yang sangat unik, karena pendengar lebih bisa terbawa suasana jika pengiringannya menggunakan piano.

  1. Nada, nada merupakan bagian terkecil dari musikalisasi puisi. Kita harus sangat memperhatikan nada yang kita buat untuk musikalisasi puisi. Setelah nada, kita harus memperhatikan melodi.
  2. Nada-nada diatas akan bermakna jika disusun secara horizontal dengan interval tertentu, itulah yang dinamakan melodi.
  3. Setelah nada dan melodi, kita juga harus memperhatikan irama. Karena irama menentukan bentuk lagu dari musikalisasi puisi. Maka dari itu, jika kalian tidak memperhatikan point penting yang satu ini, kalian akan kehilangan penjiwaan dari puisi yang diapresiasi.
  4. Tangga nada. Penggunakan tangga nada berpengaruh besar terhadap penjiwaan kunci. Di dalam musik tangga nada diatonic, merupakan tangga nada yang banyak dipakai dalam musikalisasi puisi, sedangkan tangga nada pentatonic lebih banyak dipakai dalam seni musik tradisional Jawa. Penggunakan tangga nada minor, dipakai untuk puisi-puisi yang berjiwa melankolils, sendu, sedih, duka, dan pesimistis.
  5. Tempo menentukan karakter musikalisasi puisi. Tempo secara umum adalah sesuatu yang berhubungan dengan cepat lambatnya lagu yang dinyanyikan.

2. Gitar

cort

Selain piano, gitar termasuk alat pengiring yang sering digunakan untuk mengiringi musikalisasi puisi. Banyak yang lebih memilih gitar untuk bermusikalisasi puisi, karena rupanya alat musik satu ini lebih mudah dimainkan daripada piano. Jadi, jika kalian ingin berkarya, sesuaikan kemampuan dan kesenangan kalian di alat musik tersebut. Karena, jika tidak, suasana dari bait-bait yang ada di musikalisasi puisi tidak dapat tersampaikan dengan baik.

Selamat mencoba untuk mulai berkarya dengan musikalisasi puisi. Karena hal ini sudah sangat jaran, dan jangan biarkan musikalisasi puisi kalah dengan musik di jaman yang modern ini. Karena musikalisasi puisi mengandung bahasa sastra yang sangat bermakna.

Kelas Musik Pianika

Untitled

Musik adalah ungkapan sebuah perasaan yang dituangkan ke dalam notasi, baik notasi angka maupun notasi balok. Musik merupakan karya cipta kelompok maupun perorangan, sehingga wajib menjaga keutuhannya.

Alat musik yang paling mudah adalah pianika, oktaf 1 dan seterusnya sudah ada, jadi tidak perlu disetel kembali dan bisa digunakan oleh semua usia. Alat musik pianika sebenarnya berbeda dengan piano. Cara memainkannya memang sedikit sama, namun perbedaan sangat kuat terletak pada jenis suara yang dihasilkan. Pianika merupakan alat musik penghasil melodi. Pianika tidak dapat berdiri sendiri karena harus diiringi dengan alat musik harmonis. Inilah sebabnya pianika lebih dikenal sebagai melodika.

“Pianika adalah alat baku yang sudah bisa dipakai dan bisa digunakan oleh semua usia sebetulnya dan itu karena musiknya manual, sehingga orang tidak ketakutan nanti rusak atau yang lainnya.” Ungkap Mursidi.

IMG_0025

Mursidi adalah guru yang membuka kelas musik pianika di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Manunggal (RPTRA Manunggal). Pada peresmian RPTRA Manunggal bulan April 2015, kelas Musik Mursidi menjadi salah satu pengisi acaranya. Dengan adanya kelas musik pianika ini juga membantu pengelola RPTRA Manunggal untuk mengisi laporan kegiatan di RPTRA Manunggal ini, selain itu dengan adanya kelas musik pianika ini juga menunjang kegiatan anak-anak di RPTRA Manunggal menjadi lebih tau bagaimana bermusik.

Mursidi menggunakan tiga kunci dasar dalam bermusik; netral, rendah dan tinggi. Mursidi berharap untuk anak-anak kelas musik pianika tentunya anak-anak harus mengenal apa itu musik, musik-musik yang terdiri dari tujuh nada yang diulang dan harus kenal, setelah kenal anak-anak harus mencoba dan setelah mencoba harus mempraktikkan dan ikut menikmati. Kalau keluar dari aturan tujuh nada, maka tidak jadi irama yang harmoni.

 

Kelas Musik Pianika