Diet Alkaline

Diet alkaline merupakan pengaturan pola makan untuk menyeimbangkan pH yang ada pada tubuh kita. Program yang juga dikenal dengan nama ‘pH Diet’ ini adalah tubuh menjadi sasaran empuk penyakit jika bersifat asam. Maka dari itu, kita membutuhkan makanan alkaline atau bersifat basa yang dapat mempertahankan keseimbangan pH dalam darah. Sifat asam diperoleh jika pH kurang dari 7, sedangkan basa berarti mengandung pH lebih dari 7. Kadar pH ideal bagi tubuh kita adalah 7.35-7.45.

Kira-kira apa saja makanan yang bersifat asam, dan mana yang bersifat basa? makanan yang terasa asam dianggap dapat membentuk efek asam pula dalam tubuh padahal yang dimaksud adalah pengaruh makanan setelah terelan bukan bersifa asam di lidah. Seperti keju, zaitun, daging sapi, tiram, lobster, mentega, margarin, gula, saus, salad botolan, pemanis buatan, cuka masakan dan lain sebagainya. Sedangkan yang bersifa basa seperti brokoli, wortel,  kembang kol, menimun, terong, tomat, apel, kemangi, bayam, aprikot, dan lemon.

Cara kerja program pada diet ini ialah untuk menyeimbangkan pH hingga tingkat yang optimal, lalu membangun sel dan jaringan tubuh, sehingga tubuh menjadi sehat. Dengan diet ini, berarti telah melakukan pembuangan racun dari dalam tubuh, sehingga sel-sel  yang ada pada dalam tubuh dapat berfungsi dengan baik. Untuk soal berat badan, diet alkaline yang banyak mengkonsumsi buah dan sayuran akan menjaga asupan kalori tetap seimbang dan terjaga.

Dengan begitu banyak manfaat yang ada pada pola diet alkaline seperti dengan lebih banyak mengkonsumsi buah, sayur, minum banyak cairan, serta membatasi konsumsi gula, makanan olahan, minuman mengandung alkohol dan kafein, baik untuk menurunkan berat badan, diet rendah makanan penghasil asam diduga dapat membantu mencegah batu ginjal, menjaga tulang dan otot tetap kuat, meningkatkan kesehatan jantung dan fungsi otak, mengurangi nyeri punggung bawah dan diet alkaline menekankan kita untuk mengonsumsi buah dan sayur dengan kalori tinggi, serta menghindari makanan cepat saji yang kerap mengandung sodium dan lemak jenuh. Hal ini sangat baik untuk kesehatan jantung, karena membantu menurunkan tekanan darah. dan kolesterol yang merupakan faktor resiko utama penyakit jantung.

Salah satau contoh untuk menu diet alkaline yaitu :

Sarapan dengan Oatmeal dan susu beras

IMG_0110

Makan siang dengan sup tomat dan salad buah

IMG_0123

Makan malam dengan ubi bakar dan ayam bakar

IMG_0098

Diet Mayo

Diet mayo adalah suatu jenis program diet yang di perkenalkan oleh sebuah  klinik yang dikembangkan berdasarkan penelitiannklinis dan pemantauan rinci oleh para ahli kesehatanm Mayo Clinic, yang berpusat di Minnesota, Amerika Serikat. Mereka merilis sebuah buku pada 2010 berjudul The Mayo Clinic dan populer di Indonesia sekitar bulan Agustus 2012. Pada diet ini, kita dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi karbohidrat dan garam. Pola kerja dalam diet mayo, yaitu kita akan diminta untuk mematuhi aturan yang ada selama 13 hari yaitu dengan berpuasa garam selama 13 hari penuh tanpa terlewati dan jangan lupa untuk minum 8 gelas air putih sehari karena banyaknya air berfungsi sebagai sarana mengeluarkan garam-garam yang ada di dalam tubuh. Dan jika dalam 2 minggu tersebut gagal 1 hari saja, maka sudah dianggap gagal dalam melakukan diet mayo tersebut dan kita harus mengulangi kembali dari awal.

Program diet ini sudah terbukti ampuh dan sudah banyak teruji mampu menurunkan berat badan berlebih dari 7 hingga 8 kilogram dalam jangka waktu yang terbilang cukup singkat. Selama 2 minggu itu kita dituntut untuk sama sekali tidak mengonsumsi garam. Dalam proses berpuasa selama 13 hari tersebut, nantinya seluruh garam beserta air akan keluar dari tubuh melalui urin dan feses. Dan disitulah berat badan akan menurun secara cepat. Diet ini juga menjanjikan penurunan berat badan hingga mencapai 7 kg selama siklus 13 hari tersebut.

Pada diet mayo ini garam di pilih sebagai ‘musuh paling utama’ alasannya ialah karena garam bersifat menahan air dalam tubuh. ketika kita terlalu banyak air yang tidak bisa keluar dari dalam tubuh, maka itu akan membuat berat tubuh  seseorang semakin bertambah. Dalam diet mayo ini ada beberapa makanan yang dilarang seperti di antaranya goreng-gorengan, mie dan nasi putih.

ENO_0347

ENO_0343

ENO_0370

Sebagai pengganti nasi putih pada diet ini, nasi merah bisa dijadikan sebagai  penggantinya. Dan foto dibawah ini merupakan contoh menu makanan yang disarankan untuk menjalankan diet mayo.

ENO_0348

ENO_0394